Lifestyle / Komunitas
Selasa, 31 Maret 2026 | 10:12 WIB
Apa Itu UNIFIL? (unfil.unmissions.org)

Mengutip dari situs unifil.unmission.org, UNIFIL pada awalnya dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB pada Maret 1978 untuk memastikan penarikan pasukan Israel dari Lebanon, memulihkan perdamaian dan keamanan internasional, serta membantu Pemerintah Lebanon dalam mengembalikan otoritas efektifnya di wilayah tersebut. Mandat ini mengalami penyesuaian dua kali, akibat perkembangan situasi pada tahun 1982 dan 2000.

Setelah krisis Juli/Agustus 2006, Dewan Keamanan memperkuat UNIFIL dan memutuskan bahwa selain mandat awalnya, misi ini juga bertugas untuk memantau penghentian permusuhan, mendampingi dan mendukung angkatan bersenjata Lebanon saat mereka dikerahkan di seluruh wilayah selatan Lebanon, serta memperluas bantuan untuk memastikan akses kemanusiaan bagi penduduk sipil dan kembalinya para pengungsi secara sukarela dan aman.

United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) adalah misi penjaga perdamaian di Lebanon selatan. Misi ini dibentuk oleh Dewan Keamanan pada tahun 1978 melalui Resolusi 425 dan 426.

Pada tahun 2006, Dewan Keamanan memperkuat mandat UNIFIL untuk memantau penghentian permusuhan, di antara tugas-tugas lainnya. Mereka adalah pasukan penjaga perdamaian yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan bertugas di wilayah Lebanon selatan. Misi ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kawasan yang kerap dilanda konflik, khususnya antara Lebanon dan Israel.

Pembentukan UNIFIL dilatarbelakangi oleh konflik yang memanas setelah Israel melakukan invasi ke Lebanon selatan. Saat itu, tujuan utama UNIFIL adalah memastikan penarikan pasukan Israel, memulihkan perdamaian dan keamanan internasional, serta membantu pemerintah Lebanon mengembalikan kendali atas wilayahnya.

Seiring berjalannya waktu, situasi di Lebanon tidak selalu stabil. Konflik dan ketegangan terus terjadi, terutama pada tahun 1982 dan 2000. Oleh karena itu, mandat UNIFIL mengalami penyesuaian agar tetap relevan dengan kondisi di lapangan. Hal ini menunjukkan bahwa peran UNIFIL tidak statis, melainkan terus berkembang sesuai kebutuhan.

Perubahan paling signifikan terjadi setelah konflik besar pada Juli–Agustus 2006 antara Israel dan Hizbullah. Setelah krisis tersebut, Dewan Keamanan PBB memperkuat mandat UNIFIL secara signifikan.

Selain tugas awalnya, UNIFIL juga diberi tanggung jawab tambahan seperti memantau penghentian permusuhan, mendukung penyebaran angkatan bersenjata Lebanon di wilayah selatan, serta membantu memastikan akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil.

Tidak hanya itu, UNIFIL juga berperan dalam mendukung pemulangan pengungsi secara aman dan sukarela. Dalam konteks ini, pasukan penjaga perdamaian tidak hanya bertugas secara militer, tetapi juga memiliki peran kemanusiaan yang sangat penting.

Baca Juga: Profil Praka Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI Tewas karena Serangan Israel di Lebanon

UNIFIL terdiri dari ribuan personel militer dari berbagai negara anggota PBB. Mereka bekerja sama dengan pemerintah Lebanon dan pihak-pihak terkait untuk menjaga stabilitas kawasan. Kehadiran UNIFIL diharapkan mampu mencegah eskalasi konflik dan menciptakan kondisi yang lebih aman bagi masyarakat sipil.

Demikian itu uraian singkat apa itu UNIFIL. Secara keseluruhan, UNIFIL merupakan salah satu upaya PBB dalam menjaga perdamaian dunia. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, misi ini tetap menjadi simbol komitmen internasional untuk menciptakan stabilitas di kawasan yang rawan konflik.

Kontributor : Mutaya Saroh

Load More