- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melontarkan frasa viral "Pokoknya ada".
- Peristiwa tersebut terjadi pada 28 Maret 2026 di Monumen Nasional, Jakarta.
- Jawaban tersebut memicu kritik luas hingga meme dan lelucon di media sosial.
Suara.com - Frasa “Pokoknya ada” kini menjadi salah satu ungkapan paling viral di media sosial Indonesia. Kalimat sederhana ini, yang diucapkan oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, langsung meledak menjadi meme, bahan lelucon, hingga kritik pedas di TikTok, Instagram, X (Twitter), dan YouTube.
Bukan sekadar gaya bicara kasual, frasa pokoknya ada lahir dari momen resmi pemerintah yang seharusnya penuh transparansi, tapi justru menuai pertanyaan besar soal akuntabilitas anggaran negara.
Semuanya berawal pada Sabtu, 28 Maret 2026, saat pemerintah menggelar Pasar Murah atau Bazar Rakyat di halaman Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Kegiatan ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk “memperpanjang kebahagiaan Lebaran” dan menjaga daya beli masyarakat.
Dalam acara tersebut, disediakan 100.000 kupon belanja senilai Rp500.000 per kupon (Rp300.000 berupa sembako dan Rp200.000 untuk produk UMKM), ditambah 300.000 porsi makanan gratis dari 800 pedagang kaki lima UMKM. Ribuan warga memadati lokasi, antrean panjang terlihat di mana-mana.
Saat wartawan menanyakan sumber dana program tersebut kepada Menteri Koperasi dan UKM Maman Abdurrahman, jawaban tidak langsung muncul. Maman tampak ragu menjelaskan detail anggaran.
Belum selesai Maman berbicara, Teddy Indra Wijaya yang berdiri di samping langsung menimpali dengan nada tegas namun santai: “Pokoknya ada, oke.” Kalimat itu diucapkan sambil tersenyum, seolah menutup perdebatan.
Klip video pendek tersebut direkam dan langsung diunggah ke akun resmi serta media massa.
Dalam hitungan jam, “Pokoknya ada” meledak di media sosial. Video asli dari akun Instagram @sekretariat.kabinet ditonton jutaan kali.
Baca Juga: Viral Bocah Berani Naik Kereta Sendiri dari Cikarang - Purworejo, Alasannya Bikin Haru
Netizen pun kreatif membuat meme: ada yang mengganti dialog film, meme “Pokoknya ada” sebagai jawaban atas segala pertanyaan rumah tangga, hingga editan lucu yang menyandingkan frasa itu dengan situasi absurd sehari-hari.
Di X, tagar #PokoknyaAda trending dengan ribuan postingan, sebagian besar sindiran terhadap transparansi pemerintah. Banyak yang bertanya, “Anggaran negara sebesar itu, kok jawabannya cuma ‘pokoknya ada’?”
Terbaru, Anies Baswedan bahkan sempat membuat cuitan dengan kata-kata "pokoknya ada".
Teddy Indra Wijaya sendiri bukan figur baru di pemerintahan. Sebagai Letkol yang kini menjabat Seskab, ia sering muncul di acara resmi dan dikenal blak-blakan.
Pernyataannya kali ini justru mencerminkan gaya komunikasi langsung ala militer, tapi di mata publik, terkesan kurang hati-hati.
Beberapa pihak membela, mengatakan frasa itu hanya cara cepat meyakinkan bahwa program tetap berjalan demi rakyat. Namun, mayoritas netizen melihatnya sebagai contoh klasik “jawaban ngasal” pejabat soal uang rakyat.
Fenomena “Pokoknya ada” bukan sekadar viral sesaat. Ia menjadi cerminan budaya media sosial Indonesia yang cepat menangkap momen dan mengubahnya jadi konten hiburan sekaligus kritik sosial.
Frasa ini kini dipakai di grup chat keluarga, caption Instagram, bahkan sebagai punchline stand-up comedy. Di balik tawa, ada pelajaran penting: di era digital, setiap kata pejabat publik bisa menjadi perhatian nasional dalam sekejap.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Komunikasi Instan Tanpa Bergantung Internet, Ini Alasan Radio Profesional Masih Dibutuhkan
-
Apa Sunblock yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
-
4 Sunscreen yang Tidak Mengandung Alkohol dan Parfum untuk Meminimalkan Risiko Iritasi
-
4 Pensil Alis Waterproof yang Bagus dan Tahan Lama, Hasil Natural Sepanjang Hari
-
7 Sepatu Lari Diskon di Foot Locker, Potongan Harga hingga 30 Persen
-
Ramalan Zodiak Juli 2026 Lengkap, Siapa yang Paling Beruntung Bulan Ini?
-
Penyandang Diabetes Indonesia Tembus 20,4 Juta, Terapi DM Tipe 2 Bertambah
-
Apa Zodiak Tahta Tertinggi? Bintang Ini Juaranya
-
5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
-
Merek Sepatu Lari Lokal yang Bagus Apa? Ini 5 Rekomendasi Seri Terlarisnya sesuai Review Pembeli