- The British Institute Pondok Indah menanamkan nilai empati kepada siswa melalui metode pembelajaran interaktif dan menyenangkan.
- Kegiatan Ramadhan Charity Day 2026 diselenggarakan untuk melatih kepedulian sosial anak melalui pengalaman berbagi secara langsung.
- Pendekatan inklusif tersebut terbukti berhasil meningkatkan kepercayaan diri anak serta menumbuhkan kecerdasan emosional dan karakter yang baik.
Ariyani Mawardi, COO USG Education, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih luas dari sekadar pembelajaran.
“Bulan Ramadhan selalu menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. Melalui Ramadhan Charity Day ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar yang hangat dan inklusif bagi anak-anak, sekaligus menumbuhkan nilai empati dan kebersamaan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Head of Campus TBI Pondok Indah, Nayda Usvinouva.
“Melalui kegiatan Ramadhan Charity Day ini, kami ingin berbagi kesempatan belajar yang menyenangkan sekaligus memberikan kebahagiaan untuk teman-teman di panti asuhan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan inspirasi, menumbuhkan rasa percaya serta membuka kesempatan bagi anak-anak untuk terus belajar dan bermimpi lebih besar,” ungkapnya.
Dari sisi pengajar, pengalaman ini juga menjadi momen berharga. Narendra Wiku Respati, Senior Teacher TBI, menilai bahwa pendekatan belajar yang menyenangkan berperan besar dalam membangun kepercayaan diri anak.
“Anak-anak biasanya belajar lebih cepat ketika mereka merasa senang dan nyaman. Melalui kegiatan seperti Kids Club ini, kami ingin menghadirkan suasana belajar yang tidak menegangkan, sehingga mereka berani mencoba berbicara dalam bahasa Inggris tanpa rasa takut,” jelasnya.
Kegiatan kemudian ditutup dengan berbuka puasa bersama serta pemberian santunan dan bingkisan kepada anak-anak. Momen sederhana ini justru menjadi inti dari pembelajaran empati, di mana anak-anak tidak hanya belajar, tetapi juga merasakan arti kebersamaan dan kepedulian secara langsung.
Melalui inisiatif seperti ini, TBI menunjukkan bahwa pendidikan dapat menjadi jembatan untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Lebih dari sekadar transfer ilmu, pendidikan mampu membentuk generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki hati yang peka dan siap memberi dampak positif bagi sesama.
Baca Juga: DPR Ingatkan Pemerintah: Sekolah Tatap Muka Lebih Efektif Dibanding Wacana Belajar dari Rumah
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
5 Vitamin Terbaik untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah
-
Update Harga BBM Swasta 1 April 2026 di SPBU Shell, BP-AKR, dan Vivo
-
Apa Aroma Parfum Wanita yang Disukai Pria? Ini 5 Rekomendasinya
-
7 Moisturizer Krim untuk Skin Barrier Rusak, Ampuh Melembapkan dan Menenangkan Kulit
-
Asal-usul 'Pokoknya Ada' yang Viral dan Jadi Meme di Media Sosial
-
5 Produk Bleaching Rambut Murah yang Aman dan Hasil Warnanya Tahan Lama
-
Berapa Harga Pertalite per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru
-
Berapa Harga Pertamax per 1 April 2026? Ini Update Harga BBM Terbaru
-
4 Rekomendasi Sunscreen dari Dokter yang Ampuh untuk Flek Hitam, Mulai Rp30 Ribuan
-
Libur Lebaran 2026: Mudik Tak Lagi Sekadar Pulang Kampung, Tapi Sekalian Traveling