Pendeta Dyan Sunu memastikan bahwa meskipun situasi berubah, pengalaman iman yang didapatkan jemaat harus tetap autentik dan tidak terasa seperti rutinitas yang membosankan. Melalui elemen api di tengah pandemi, jemaat diajak untuk memurnikan diri dan tetap berani melangkah menghadapi ketidakpastian masa depan.
“Kita tahu persis bahwa situasinya ketika itu sangat mencekam. Gelap menjadi representasi teror pandemi, lalu kemudian api melambangkan kekuatan Tuhan,” paparnya.
Bagi jemaat GKJ Baturetno, ibadah kini bukan lagi soal mendengarkan sabda dari mimbar kayu, melainkan mengalami sendiri keluhan bumi. Alam telah menjadi guru yang paling jujur, memaksa setiap orang yang hadir untuk tidak lagi abai pada lingkungan yang mereka tinggali.
“Ibadahnya sangat aktual dan secara liturgi juga cukup berani karena mengangkat isu yang sekarang ini belum terlalu mendapat perhatian di masyarakat, yakni tentang sampah,” ungkap Sadrakh, salah seorang jemaat dari Salatiga yang menghadiri ibadah Ibu Bumi Rahim Kehidupan di TPA.
Ia juga berharap ibadah seperti ini bisa terus dijalankan kedepannya supaya jemaat bisa lebih sadar dan Gereja bisa lebih aktif untuk terlibat dalam isu-isu kemanusiaan, maupun isu lingkungan.
Pemuda GKJ Baturetno, Theresia pun mengungkapkan kekagumannya terhadap ibadah alam yang berbeda dari ibadah pada umumnya. Ia merasa keinginan untuk melakukan aksi nyata dalam menjaga alam perlahan muncul setelah mengikuti peribadatan ini.
Penulis: Vicka Rumanti
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
4 Rekomendasi Sunscreen Emina SPF 50 Terbaik untuk Menangkal Sinar UV
-
Apakah Ada Sunscreen untuk Bibir? Ini Penjelasan dan Rekomendasi Lip Balm SPF Terbaik
-
Apakah Retinol Wajah Boleh Dipakai di Bibir? Bukan Pink dan Plumpy, Ini Risiko yang Mengintai
-
Daftar Harga Cushion Glad2Glow Terbaru April 2026 untuk Makeup Glowing
-
Bansos PKH April 2026 Cair Lebih Cepat? Simak Jadwal Terbaru dari Mensos
-
Apakah ASN WFH Dapat Uang Makan? Begini Penjelasan Resminya
-
Tinted Sunscreen Wardah vs Facetology Lebih Bagus Mana? Ini yang Cocok Buat Kulit Orang Indonesia
-
Daftar Harga Cushion Wardah Terbaru April 2026 untuk Makeup Flawless
-
Escape 3 Jam dari Jakarta: Menikmati Sisi Magis Pandeglang Sambil Healing Tipis-tipis
-
Urutan Skincare Wardah untuk Menghilangkan Flek Hitam, Cocok Buat Usia 40 Tahun Keatas