- Urutan penggunaan skincare malam hari harus mengikuti prinsip tekstur dari yang paling encer ke kental.
- Penggunaan skincare haru dilakukan berurutan agar setiap produk dapat meresap secara maksimal.
- Sleeping mask digunakan sebagai tahap akhir untuk mengunci kelembapan kulit sepanjang malam.
Suara.com - Banyak yang masih bingung mengenai pemakaian skincare malam hari, sleeping mask atau moisturizer dulu?
Pertanyaan tersebut muncul karena kedua produk memiliki fungsi yang sama, yaitu melembapkan wajah. Padahal, urutan yang salah bisa membuat kulit tidak mendapat manfaat maksimal, bahkan menimbulkan komedo atau produk menguap sia-sia.
Urutan skincare malam sebenarnya mengikuti prinsip sederhana, yaitu dari yang paling encer ke yang paling kental. Semakin encer teksturnya, semakin cepat meresap ke lapisan kulit.
Produk kental dan occlusive (seperti sleeping mask) harus menjadi penutup terakhir agar semua bahan aktif di bawahnya tetap terkunci sepanjang malam.
Berikut ini urutan skincare malam hari yang benar agar produk meresap sempurna di wajah.
1. Pembersih Wajah
Gunakan micellar water, cleansing oil, atau milk cleanser terlebih dahulu untuk melarutkan makeup dan sunscreen.
Setelah itu, lanjutkan dengan water-based cleanser untuk mencuci wajah agar kotoran tersapu bersih tanpa menyumbat pori.
2. Toner
Baca Juga: Urutan Skincare Pagi untuk Remaja Sekolah, Murah dan Bikin Wajah Cerah
Setelah membersihkan wajah, aplikasikan toner untuk menyeimbangkan pH kulit dan mempersiapkan lapisan skincare berikutnya.
3. Essence atau Serum
Langkah selanjutnya adalah essence atau serum yang mengandung bahan aktif seperti niacinamide, retinol, atau vitamin C sesuai kebutuhan kulit. Tunggu 30–60 detik hingga meresap sempurna.
4. Eye Cream (Opsional)
Oleskan eye cream dengan ringan menggunakan jari manis agar area mata yang tipis tidak tertarik.
Namun, langkah ini tidak wajib untuk dilakukan. Apabila memiliki masalah garis halus dan lingkaran mata hitam, kamu bisa menggunakan eye cream ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi