- Penggunaan moisturizer yang tidak sesuai dapat memicu masalah kulit.
- Tanda ketidakcocokan, seperti kulit berminyak, rasa panas, hingga wajah menjadi kering.
- Hentikan pemakaian dan menggantinya dengan produk yang lebih ringan sesuai kondisi kulit.
Suara.com - Banyak orang menganggap moisturizer sebagai langkah skincare wajib yang selalu aman untuk semua jenis kulit. Padahal, tidak sedikit yang justru mengalami masalah setelah rutin menggunakannya.
Reaksi negatif ini sering kali muncul karena formula moisturizer tidak sesuai dengan kondisi kulit saat itu, entah karena tekstur terlalu berat, kandungan minyak berlebih, atau bahan yang memicu sensitivitas.
Jika kulitmu sering “protes” setiap kali memakai moisturizer, ada baiknya mengenali ciri-ciri ketidakcocokan.
Mengetahui tanda-tanda ini membantu Anda menghindari produk yang salah dan beralih ke alternatif yang lebih ringan atau bahkan menyesuaikan rutinitas skincare secara keseluruhan.
Berikut lima ciri-ciri utama wajah yang menandakan tidak cocok dengan moisturizer.
1. Kulit langsung berminyak dan muncul jerawat baru
Setelah mengaplikasikan moisturizer, kulit terasa lengket, kilap berlebihan, dan dalam 1–2 hari muncul komedo atau jerawat.
Ini biasanya terjadi pada kulit berminyak atau kombinasi yang dipaksa memakai cream kental berbasis minyak. Formula occlusive justru menyumbat pori dan memicu produksi sebum berlebih.
2. Kemerahan, gatal, atau sensasi panas
Baca Juga: 5 Urutan Skincare Glad2Glow Pagi yang Benar agar Kulit Sehat dan Glowing Maksimal
Reaksi ini muncul dalam hitungan menit hingga jam setelah pemakaian. Kulit terasa panas, kemerahan, atau gatal-gatal.
Penyebabnya bisa alergi terhadap fragrance, alkohol, atau pengawet seperti parabens. Kulit sensitif atau barrier yang sedang rusak sangat rentan terhadap iritasi semacam ini.
3. Kulit semakin kering dan mengelupas
Semakin sering pakai moisturizer, semakin kering dan kasar kulitnya. Ini menjadi pertanda moisturizer terlalu mengandung bahan yang tidak cocok untuk kulit dan justru menarik kelembapan keluar dari kulit (seperti beberapa humektan tanpa pengunci).
4. Pori-pori membesar dan tekstur kulit kasar
Setelah beberapa hari pemakaian, pori-pori terlihat lebih besar dan permukaan kulit terasa tidak rata.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
6 Cushion Non-Comedogenic untuk Makeup Mulus Tanpa Khawatir Wajah Breakout
-
Hair Dryer Canggih Hadir dengan Teknologi Ion dan Kolagen untuk Rambut Lebih Sehat
-
4 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Tahan Lama untuk Stok Anak Kos
-
7 Destinasi Wisata Terbaik di Bengkulu yang Wajib Dikunjungi Wisatawan
-
Banyak Orang Baru Sadar, Memisahkan Uang per Kebutuhan Bikin Finansial Lebih Aman
-
Bolehkan Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan? Ini Penjelasannya
-
3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
-
Kapan Puasa Arafah 2026? Ini Keutamaan bagi yang Tidak Berhaji
-
Lipstik yang Aman untuk Ibu Hamil seperti Apa? Ini 5 Rekomendasinya
-
7 Tips Membuat Gorengan Tetap Renyah Walau Sudah Dingin