- Daging kurban bisa diolah menjadi lauk tahan lama agar lebih praktis disimpan.
- Beberapa menu cocok dijadikan stok makanan anak kos karena mudah dipanaskan kembali.
- Rendang, abon, hingga dendeng kering menjadi pilihan olahan yang cukup awet.
Suara.com - Saat Iduladha tiba, daging kurban baik itu sapi maupun kambing biasanya dibagikan dalam jumlah cukup banyak.
Jika tidak segera diolah dengan tepat, daging bisa cepat menurun kualitasnya atau bahkan mudah basi saat disimpan terlalu lama.
Oleh karena itu, banyak orang lantas memilih mengolah daging menjadi lauk yang lebih praktis dan tahan lama, terutama jika hendak dijadikan stok makanan di kos.
Beberapa olahan daging bahkan dapat disimpan di kulkas atau freezer dalam waktu cukup lama dan tinggal dipanaskan kembali saat ingin dimakan.
Berikut ide olahan daging sapi kurban yang tahan lama dan cocok dijadikan stok makanan di kos.
1. Rendang
Ide olahan yang pertama ada rendang. Makanan ini dikenal sebagai salah satu olahan daging sapi paling tahan lama.
Proses memasaknya yang cukup lama membuat bumbu meresap sekaligus membantu mengurangi kadar air pada masakan.
Rendang biasanya dimasak menggunakan santan dan rempah-rempah seperti lengkuas, serai, cabai, dan bawang.
Baca Juga: Kapan Puasa Arafah 2026? Ini Keutamaan bagi yang Tidak Berhaji
Semakin kering teksturnya, biasanya rendang bisa bertahan lebih lama saat disimpan.
Menu ini cocok dijadikan stok lauk di kos karena tinggal dipanaskan kembali sebelum dimakan.
2. Abon Sapi
Berikutnya ada abon sapi yang praktis dan tahan lama untuk stok makanan. Teksturnya yang kering membuat abon lebih awet.
Abon dibuat dari daging sapi yang direbus, disuwir halus, lalu dimasak bersama bumbu hingga kering.
Selain mudah disimpan, abon juga praktis dibawa bepergian dan tidak memerlukan pemanasan ulang saat ingin dimakan.
Berita Terkait
-
Kapan Puasa Arafah 2026? Ini Keutamaan bagi yang Tidak Berhaji
-
5 Larangan bagi Orang yang Berkurban, Salah Satunya Dilarang Memotong Kuku!
-
Apa Hukumnya Kurban tapi Belum Akikah? Simak Penjelasannya agar Tak Keliru
-
Libur Iduladha 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
Bolehkah Perempuan Menyembelih Hewan Kurban? Begini Hukumnya
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung