Lifestyle / Male
Kamis, 09 April 2026 | 13:55 WIB
Sepatu Adizero Adios Pro Evo 2. [Adidas]
Baca 10 detik
  • Adizero Adios Pro Evo 2 ialah salah satu sepatu running unggulan Adidas dengan kualitas jempolan.
  • Bobotnya ringan hanya 138 gram, favorit atlet dan pelari elite untuk race day, khususnya maraton.
  • Sepatu ini memiliki sederet keunggulan, sepadan dengan harganya yang menyentuh Rp9 juta.

Suara.com - Adidas Adizero Pro Evo 2 menjadi primadona di lini super shoe berkat keistimewaan yang dimiliki. Sepatu ini diklaim sebagai sepatu lari tercepat dan paling ringan di kelasnya.

Bukan sepatu lari biasa, Adidas Adizero Pro Evo 2 adalah running shoes performa tinggi yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan. Umumnya digunakan oleh atlet pro dan pelari elite untuk maraton.

Tak pelak Adidas Adizero Adios Pro Evo 2 dijual dengan harga sepada dengan kualitasnya. Di pasaran Indonesia, sepatu ini dibanderol Rp9 juta, bahkan bisa lebih tinggi tergantung tangan reseller.

Lantas apa saja keunggulan Adidas Adizero Adios Pro Evo 2 yang harganya bisa buat beli motor bekas maupun DP motor baru itu? Simak ulasannya di sini.

1. Bobot Ultra Ringan, Hanya 138 Gram

Jika rata-rata sepatu lari high-performance memiliki berat 200–230 gram, maka Adizero Adios Pro Evo 2 hadir dengan bobot yang hampir tidak masuk akal yakni sekitar 138 gram saja.

Sepatu Adizero Adios Pro Evo 2. [Adidas]

Dengan bobot tersebut, membuat langkah kaki ringan saat digunakan di lintasan. Selain itu, membuat energi pelari efisien dan stabil hingga garis finish.

2. Lightstrike Pro Foam Terbaru

Sepatu ini dirancang menggunakan busa Lightstrike Pro. Melalui proses pencetakan non-kompresi yang canggih, busa ini tidak hanya memberikan pengembalian energi (energy return) yang masif, tetapi juga memangkas bobot secara drastis.

Saat menyentuh aspal, pemakaianya tidak hanya merasakan empuk tapi seperti membal di atas pegas. Cocok untuk performa lari cepat.

3. Teknologi Outsole "Liquid Rubber"

Adidas menggunakan lapisan karet cair (liquid rubber) pada seri Adizero Adios Pro Evo 2 yang tipis namun memiliki daya cengkeram luar biasa pada aspal.

Baca Juga: 5 Sepatu Lari Lokal Senyaman Adidas Adizero, Awet dan Harga Bersahabat

Penggunaan karet konvensional akan menambah berat sepatu. Dengan teknologi cair ini, Adidas berhasil memberikan traksi maksimal dengan penambahan berat yang hampir nol.

4. Geometri Forefoot Rocker 60 Persen

Titik lengkungan (rocker) ditempatkan pada 60 persen panjang sepatu dari arah tumit. Posisi ini dirancang secara matematis untuk memaksa pelari tetap berada di posisi forefoot (lari dengan bagian depan kaki).

Selain itu dapat mempercepat transisi langkah. Tak ayal, Adidas Adizero Adios Pro Evo 2 jadi pilihan terbaik untuk speed tinggi.

5. Eksklusivitas Performa

Adidas Adizero Adios Pro Evo 2 tidak dirancang untuk keawetan bertahun-tahun, melainkan untuk tujuan memenangkan perlombaan dan memecahkan rekor.

Adidas merancangnya dengan masa pakai singkat untuk performa puncak di satu atau dua balapan maraton. Namun, bagi pelari yang mengincar podium, sepatu ini adalah "amunisi" tempur untuk memecahkan rekor tercepat.

Load More