- Saleh Daulay menyoroti selisih angka pada laporan anggaran pariwisata yang bernilai Rp1,46 triliun.
- Pihak kementerian tak mampu merinci angka, sehingga diberi waktu lima hari untuk revisi.
- Profil Saleh Daulay disorot publik karena memiliki latar belakang pendidikan mentereng dan aktivis.
Suara.com - Rapat kerja di DPR mendadak tegang ketika Saleh Daulay mencecar Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri, terkait laporan anggaran kementerian yang nominalnya tidak sinkron. Momen panas ini langsung viral di media sosial, memicu rasa penasaran publik tentang siapa sebenarnya sosok politisi yang berani mengkritik tajam pengelolaan dana triliunan tersebut.
Bermula dari Rapat Kerja Komisi VII DPR RI pada 1 April 2026, suasana yang awalnya normatif berubah drastis saat masuk ke sesi pemaparan pagu efektif senilai Rp1,46 triliun.
Mata jeli Saleh menangkap ketidaksesuaian data rincian dari beberapa kedeputian kementerian dengan total anggaran yang diajukan.
Situasi makin canggung ketika staf biro perencanaan Kemenpar gagal memberikan penjelasan rasional terkait selisih angka, terutama pada pos tugas pembantuan dan pemasaran. Pihak kementerian terkesan memberikan angka tebakan, sesuatu yang memantik amarah sang Ketua Komisi VII.
“Ini eksak kalau angka itu. Ini dari tadi masalahnya enggak pas ikutan angka-angka ini, makanya saya soal,” tegas Saleh Daulay dalam rekaman rapat yang kini beredar luas di YouTube.
Ia menegaskan, dokumen keuangan negara pantang berisi angka 'sekitar' atau sekadar perkiraan kasar.
Kritik Porsi Pemasaran yang Jomplang
Ketidakpuasan Saleh tidak berhenti pada persoalan selisih hitungan matematis. Ia menyoroti tajam postur distribusi anggaran yang dianggap kurang berpihak pada fondasi pariwisata.
Porsi dana untuk promosi dan pemasaran dinilai terlalu gemuk, sementara anggaran untuk pembangunan destinasi wisata yang bersentuhan langsung dengan ekonomi daerah justru lebih kecil.
Baca Juga: Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang
Merasa laporan tersebut belum layak disahkan, ia mengambil langkah tegas. Komisi VII memberikan waktu lima hari kerja bagi kementerian untuk membongkar ulang dan menyajikan laporan yang transparan, akurat, serta proporsional.
Menjawab Penasaran: Saleh Daulay dari Partai Apa?
Keberanian dan gaya komunikasinya yang lugas membuat warganet ramai-ramai mengetikkan namanya di mesin pencari. Banyak yang penasaran, Saleh Daulay dari partai apa?
Bagi yang belum familiar, pria kelahiran Sibuhuan, 5 April 1974 ini merupakan kader senior sekaligus wajah penting dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Ia bukanlah nama baru di Senayan. Karier politiknya terekam stabil sejak pertama kali melenggang ke DPR RI pada tahun 2014 mewakili dapil Sumatera Utara II. Sebelum memimpin Komisi VII, ia juga pernah memegang palu pimpinan di Komisi VIII pada periode 2014–2019.
Pantas Saja Kritis, Ternyata Seorang Akademisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
5 Pilihan Bedak Tabur Harga di Bawah Rp50 Ribu untuk Harian
-
5 Sepatu Recovery Run Lokal Sekelas Asics Superblast 2, Mulai Rp300 Ribuan
-
Berapa Biaya Melewati Selat Hormuz? Ini Update Negara yang Boleh Lewat
-
4 Zodiak yang Paling Bersinar 10 April 2026, Siap-siap Banjir Keberuntungan!
-
6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 10 April 2026, Rezeki Mengalir Deras
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026