News / Nasional
Rabu, 11 Februari 2026 | 18:11 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana
Baca 10 detik
  • Menpar RI Widiyanti Putri Wardhana mengarahkan pembangunan pariwisata menuju kualitas guna menjaga daya saing jangka panjang.
  • Pada 2025, tercatat 15,39 juta wisman dan 1,20 miliar wisnus, dengan pengeluaran rata-rata wisman mencapai $1.267.
  • Sektor pariwisata terbukti menyerap 25,91 juta tenaga kerja, menjadikannya pilar utama penopang ekonomi nasional saat ini.

Suara.com - Menteri Pariwisata (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa arah pembangunan sektor pariwisata Indonesia saat ini bergeser secara strategis menuju pariwisata berkualitas. Fokus ini diambil untuk memastikan destinasi wisata nasional tetap kompetitif secara global serta memiliki daya saing dalam jangka panjang.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah tidak hanya sekadar mengejar angka kunjungan, tetapi juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas wisatawan dan nilai ekonomi yang signifikan bagi negara.

"Pertumbuhan jumlah kunjungan tetap dijaga agar Indonesia tetap kompetitif secara global, bersamaan dengan upaya meningkatkan kualitas wisatawan dan nilai ekonomi yang signifikan," ujar Widiyanti dalam penyampaian daringnya, Rabu (11/2/2026).

Data sepanjang tahun 2025 menunjukkan performa sektor pariwisata yang sangat positif. Tercatat, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 15,39 juta kunjungan. Performa impresif juga ditunjukkan oleh perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) yang mencatatkan angka fantastis, yakni 1,20 miliar perjalanan.

Salah satu indikator keberhasilan pariwisata berkualitas terlihat dari rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara. Widiyanti mengungkapkan bahwa pengeluaran wisatawan mancanegara menyentuh angka 1.267 dolar Amerika Serikat (AS), atau telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah.

Selain dari sisi devisa, sektor pariwisata terbukti menjadi tulang punggung ekonomi nasional dalam hal penyerapan tenaga kerja. Hingga saat ini, sektor pariwisata telah menyerap sebanyak 25,91 juta tenaga kerja dan terus memantapkan posisinya sebagai pilar utama perekonomian Indonesia.

Widiyanti optimistis bahwa kinerja kuat di tahun 2025 tersebut akan menjadi landasan yang kokoh untuk pengembangan pariwisata ke depan.

"Pariwisata Indonesia menunjukkan posisi positif dengan kinerja yang semakin kuat dan memberikan optimisme bagi arah pengembangan pariwisata ke depan," pungkasnya.

Reporter: Tsabita Aulia

Baca Juga: Kuliah Banyak Praktik, Bisa Magang ke Luar Negeri? Poltekpar Buka PMB 2026

Load More