- Menpar RI Widiyanti Putri Wardhana mengarahkan pembangunan pariwisata menuju kualitas guna menjaga daya saing jangka panjang.
- Pada 2025, tercatat 15,39 juta wisman dan 1,20 miliar wisnus, dengan pengeluaran rata-rata wisman mencapai $1.267.
- Sektor pariwisata terbukti menyerap 25,91 juta tenaga kerja, menjadikannya pilar utama penopang ekonomi nasional saat ini.
Suara.com - Menteri Pariwisata (Menpar) RI Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa arah pembangunan sektor pariwisata Indonesia saat ini bergeser secara strategis menuju pariwisata berkualitas. Fokus ini diambil untuk memastikan destinasi wisata nasional tetap kompetitif secara global serta memiliki daya saing dalam jangka panjang.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah tidak hanya sekadar mengejar angka kunjungan, tetapi juga menitikberatkan pada peningkatan kualitas wisatawan dan nilai ekonomi yang signifikan bagi negara.
"Pertumbuhan jumlah kunjungan tetap dijaga agar Indonesia tetap kompetitif secara global, bersamaan dengan upaya meningkatkan kualitas wisatawan dan nilai ekonomi yang signifikan," ujar Widiyanti dalam penyampaian daringnya, Rabu (11/2/2026).
Data sepanjang tahun 2025 menunjukkan performa sektor pariwisata yang sangat positif. Tercatat, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) mencapai 15,39 juta kunjungan. Performa impresif juga ditunjukkan oleh perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) yang mencatatkan angka fantastis, yakni 1,20 miliar perjalanan.
Salah satu indikator keberhasilan pariwisata berkualitas terlihat dari rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara. Widiyanti mengungkapkan bahwa pengeluaran wisatawan mancanegara menyentuh angka 1.267 dolar Amerika Serikat (AS), atau telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah.
Selain dari sisi devisa, sektor pariwisata terbukti menjadi tulang punggung ekonomi nasional dalam hal penyerapan tenaga kerja. Hingga saat ini, sektor pariwisata telah menyerap sebanyak 25,91 juta tenaga kerja dan terus memantapkan posisinya sebagai pilar utama perekonomian Indonesia.
Widiyanti optimistis bahwa kinerja kuat di tahun 2025 tersebut akan menjadi landasan yang kokoh untuk pengembangan pariwisata ke depan.
"Pariwisata Indonesia menunjukkan posisi positif dengan kinerja yang semakin kuat dan memberikan optimisme bagi arah pengembangan pariwisata ke depan," pungkasnya.
Reporter: Tsabita Aulia
Baca Juga: Kuliah Banyak Praktik, Bisa Magang ke Luar Negeri? Poltekpar Buka PMB 2026
Berita Terkait
-
Kuliah Banyak Praktik, Bisa Magang ke Luar Negeri? Poltekpar Buka PMB 2026
-
Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Basarnas Fokuskan Pencarian di Muara Pantai Sine, Wisatawan Malang Terseret Ombak Belum Ditemukan
-
Sahid Mahata Genteng Banyuwangi, Hotel Berbintang Pertama di Genteng Sudah Buka!
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
Terkini
-
Kuliah Banyak Praktik, Bisa Magang ke Luar Negeri? Poltekpar Buka PMB 2026
-
Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026
-
IPA PAM JAYA Terbakar! Api Lahap Bak Penampungan Air di Muara Karang, Diduga Akibat Percikan Las
-
Dirut BPJS: Polemik Penonaktifan PBI Sudah Selesai, 102 Ribu Pasien Kritis Direaktivasi
-
Kasatgas Tito: Pemerintah Percepat Rehabilitasi Sarana Pendidikan Pascabencana di Sumatera
-
Butuh Rp 15 Miliar, Menkes Budi Siap Aktifkan Lagi BPJS PBI 120 Ribu Pasien Kritis
-
Gus Ipul Sebut Dukungan Polri Percepat Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Rakyat
-
Gedung 40 Lantai untuk MUI di Bundaran HI, Demi Efektivitas atau Ada Makna Politiknya?
-
Ratapan Guru Madrasah Swasta, Gaji Cuma Rp300 Ribu per Bulan hingga Merasa Dianaktirikan
-
Detik-Detik Mengerikan Pesawat Smart Air Diburu Tembakan di Boven Digoel, 2 Pilot Tewas