3. Mills Enermax Cushion
Kisaran harga: Rp400 ribu – Rp600 ribu
Berikutnya adalah Mills Enermax Cushion, sepatu lari lokal dengan desain suportif yang membuat pace lari dan kaki stabil.
Upper sudah dilapisi bahan synthetic dan mesh, sehingga sepatu mengikuti bentuk kaki pengguna supaya nyaman dan ringan.
Outsole terbuat dari phylon untuk menambah keringanan sepatu, tapi tetap kuat dan tahan lama. Bahan ini juga mendukung akselerasi selama lari.
4. Ortuseight Hypersonic
Kisaran harga: Rp800 ribu – Rp1.5 juta
Ortuseight Hypersonic merupakan sepatu dengan detail dan desain yang fashionable dengan beragam pilihan warna yang menarik.
Produk ini sudah dilengkapi dengan teknologi Quick Fit dan Ortflow pada bagian upper, membuat sepatu ini memiliki material pelapis yang lembut dan sejuk saat dipakai.
Dilengkapi juga dengan teknologi Cumulus Foam yang membuat sepatu menjadi terasa ringan, Ortshoax memberikan sensasi yang empuk saat dipakai dan Stratus Foam membuat sepatu tahan lama dan tidak mudah rusak.
Ortuseight Hypersonic mengunakan material Sandwich Mess, PU Nosew, Fake compound 2 lapis di bagian midsole dan Rubber + Carbond plate di bagian outsole-nya.
Baca Juga: 5 Sepatu Recovery Run Lokal Sekelas Asics Superblast 2, Mulai Rp300 Ribuan
5. 910 Geist Ekiden
Kisaran harga: Rp300 ribu – Rp679 ribu
910 Geist Ekiden sangat cocok digunakan untuk jogging maupun lari marathon hingga 42 km. Sepatu ini memiliki teknologi Upper Single Mesh berbahan sintetis sehingga memberikan kenyaman penuh saat berlari.
Teknologi memungkinkan pengguna bergerak tanpa perlu rasa khawatir dan tertekan pada punggung kaki disaat pengguna sedang lari dalam kecepatan penuh.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang