- Kasus kanker pada usia muda di Singapura terus meningkat dalam dua dekade terakhir.
- Tiga jenis yang paling sering ditemukan adalah kanker kolorektal, kanker payudara, dan kanker darah.
- Perubahan gaya hidup modern diduga menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko kanker pada generasi muda.
Suara.com - Kasus kanker pada usia muda di Singapura menunjukkan peningkatan yang cukup mengkhawatirkan dalam beberapa tahun terakhir.
Data terbaru dari Singapore Cancer Registry Annual Report mencatat ada 4.995 kasus kanker pada usia di bawah 40 tahun pada periode 2019–2023, naik sekitar 34% dibandingkan periode 2003–2007 yang mencatat 3.729 kasus.
Secara umum, tiga jenis kanker yang paling sering menyerang anak muda di Singapura adalah kanker kolorektal, kanker payudara, dan kanker darah.
Hal tersebut menunjukkan bahwa kanker tidak lagi hanya identik dengan usia lanjut. Bahkan, peningkatan paling cepat terjadi pada kelompok usia di bawah 50 tahun.
Kondisi ini membuat perhatian terhadap kanker pada anak muda semakin penting, terutama untuk deteksi dini dan perubahan gaya hidup.
Para ahli menyebut perubahan pola hidup modern, seperti konsumsi makanan ultra-proses, kurang aktivitas fisik, hingga obesitas, ikut berperan dalam peningkatan risiko kanker sejak usia dini.
1. Kanker Kolorektal (Usus Besar dan Rektum)
Kanker kolorektal menjadi salah satu jenis kanker yang paling sering meningkat pada usia muda di Singapura. Studi lokal menunjukkan kasus kanker ini hampir dua kali lipat sejak akhir 1960-an hingga 2019.
Peningkatan paling signifikan terjadi pada kanker rektum, terutama pada pria muda, dengan kenaikan sekitar 1,5% per tahun.
Baca Juga: Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
Kondisi ini dikaitkan dengan pola makan rendah serat, konsumsi daging olahan, serta gaya hidup sedentari.
Gejala yang sering muncul meliputi perubahan pola buang air besar, darah pada tinja, nyeri atau rasa tidak nyaman di perut, serta penurunan berat badan tanpa sebab jelas.
2. Kanker Payudara
Kanker payudara menjadi kanker paling umum pada perempuan muda di Singapura. Kasusnya terus menunjukkan peningkatan, terutama pada kelompok usia 30–40 tahun.
Deteksi pada usia muda sering kali terjadi pada stadium yang lebih lanjut karena kesadaran pemeriksaan masih rendah.
Faktor risiko yang sering dikaitkan di antaranya riwayat keluarga, perubahan hormon, gaya hidup tidak aktif, dan kelebihan berat badan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris
-
Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia
-
Panas! Teror Suara Suporter Argentina Tenggelamkan Lagu Kebangsaan Inggris
-
Tekel Brutal Enzo Fernandez Lolos Kartu Merah, Wasit Ismail Elfath Dikecam
-
Kapan Zinedine Zidane Diumumkan sebagai Pelatih Baru Prancis?
-
Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Lamine Yamal Nyaris Dibobol Rampok
-
Prancis Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026, Michael Olise Dihujani Kritik Pedas
-
Messi Anak Emas FIFA! Petisi Coret Argentina dari Piala Dunia Tembus 10 Juta Tanda Tangan
-
Susunan Pemain Argentina vs Inggris: Tuchel dan Scaloni Bikin Kejutan di Starting XI