Lifestyle / Komunitas
Rabu, 15 April 2026 | 21:09 WIB
Deretan Kontroversi Arteria Dahlan (antara)

Suara.com - Nama Arteria Dahlan kembali menjadi perbincangan publik. Kali ini, sorotan datang dari aksi terbarunya yang viral di media sosial, di mana ia berfoto di tikungan ekstrem Sitinjau Lauik, Sumatera Barat.

Peristiwa ini bukan hanya sekadar momen dokumentasi biasa. Banyak pihak menilai tindakan tersebut berisiko tinggi dan mencerminkan kurangnya sensitivitas terhadap keselamatan publik. Bahkan, insiden ini kembali membuka ingatan masyarakat terhadap berbagai kontroversi yang pernah melibatkan politisi tersebut.

Lantas, apa saja deretan kontroversi Arteria Dahlan, termasuk yang terbaru ini? Simak ulasan lengkapnya berikut.

Kontroversi Terbaru: Foto di Tikungan Curam Sitinjau Lauik

Kasus terbaru yang menyita perhatian terjadi pada April 2026, ketika rombongan yang diduga membawa Arteria Dahlan berhenti di jalur ekstrem Sitinjau Lauik untuk berfoto.

Dalam video yang viral, terlihat rombongan kendaraan berhenti di tikungan tajam dan tanjakan curam, lalu sejumlah orang turun untuk berpose di tengah jalan. Aksi ini langsung menuai kritik dari warganet karena dianggap membahayakan pengguna jalan lain.

Tak hanya itu, lokasi tersebut dikenal sebagai jalur rawan kecelakaan dengan medan yang curam dan berkelok tajam, sehingga kendaraan yang melintas membutuhkan konsentrasi tinggi.

Akibat kejadian ini, arus lalu lintas sempat terganggu karena kendaraan lain harus berhenti, rombongan dikawal oleh polisi (patwal), dua anggota polisi bahkan diperiksa oleh Propam karena dianggap lalai dalam pengawalan. Meski disebut antrean hanya berlangsung singkat, sekitar satu menit, publik tetap menilai tindakan tersebut tidak pantas dilakukan di jalur berbahaya.

Kontroversi ini pun memicu diskusi luas soal etika pejabat publik dalam menggunakan fasilitas pengawalan dan ruang publik.

Kontroversi-Kontroversi Arteria Dahlan Sebelumnya

Sebelum kasus Sitinjau Lauik, Arteria Dahlan memang sudah beberapa kali menjadi sorotan publik karena pernyataan maupun sikapnya.

Baca Juga: Komisarisnya Narsis di Sitinjau Lauik, Ini Profil BUMN Pusri Palembang

1. Polemik Bahasa Sunda dalam Rapat DPR

Salah satu kontroversi paling ramai terjadi ketika Arteria Dahlan mengkritik penggunaan Bahasa Sunda oleh seorang pejabat Kejaksaan dalam rapat resmi.

Pernyataannya dianggap menyinggung identitas budaya daerah dan memicu reaksi keras dari masyarakat Jawa Barat. Bahkan, tuntutan permintaan maaf hingga pencopotan jabatan sempat menguat saat itu.

2. Kritik Tajam terhadap Lembaga dan Aparat

Arteria Dahlan dikenal sebagai sosok yang vokal dan kerap melontarkan kritik tajam terhadap institusi, termasuk aparat penegak hukum. Namun, gaya komunikasinya yang blak-blakan sering kali dinilai kontroversial dan memicu perdebatan publik, terutama ketika pernyataannya dianggap terlalu keras atau tidak diplomatis.

3. Isu Etika dan Sikap di Ruang Publik

Load More