Suara.com - Istilah El Nino Godzilla kembali ramai diperbincangkan, terutama saat kekhawatiran terhadap cuaca ekstrem mulai meningkat. Meski terdengar dramatis, istilah ini sebenarnya merujuk pada fenomena El Nino dengan kekuatan yang sangat besar, yang berpotensi membawa dampak serius, termasuk suhu panas ekstrem dan kemarau panjang di Indonesia.
Di tengah kondisi tersebut, pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu lebih waspada. Aktivitas sekolah yang padat, terutama di luar ruangan, membuat paparan sinar matahari sulit dihindari.
Karena itu, persiapan menghadapi potensi El Nino kuat tidak hanya soal ketersediaan air atau menjaga kesehatan, tetapi juga perlindungan kulit sejak dini, salah satunya dengan penggunaan sunscreen.
El Nino merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur yang mempengaruhi pola cuaca global.
Saat fenomena ini menguat, pembentukan awan bergeser ke wilayah Pasifik, sehingga negara seperti Indonesia mengalami penurunan curah hujan.
Istilah “Godzilla” digunakan untuk menggambarkan El Nino dengan skala sangat besar. Menurut penjelasan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), fenomena ini dapat meningkatkan suhu udara hingga sekitar 1,5–2 derajat Celsius secara bertahap.
Dampaknya tidak bisa dianggap sepele. Indonesia berpotensi mengalami musim kemarau yang lebih panjang, suhu udara yang lebih panas, hingga meningkatnya risiko kekeringan dan kebakaran hutan.
Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa hingga 2026 belum ada indikasi terjadinya super El Nino atau yang disebut El Nino Godzilla. Kondisi ENSO masih berada pada fase netral, meski tetap ada potensi El Nino lemah di semester kedua.
Meski begitu, peningkatan suhu dan paparan sinar matahari tetap perlu diantisipasi sejak dini, terutama bagi pelajar yang banyak beraktivitas di siang hari.
Baca Juga: Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla
Pada usia 10–18 tahun, kulit remaja sedang mengalami perubahan hormon yang signifikan. Kondisi ini sering memicu kulit berminyak, sensitif, hingga berjerawat. Paparan sinar matahari tanpa perlindungan justru bisa memperparah kondisi tersebut.
Sinar UVB dapat menyebabkan kulit terbakar (sunburn), sedangkan sinar UVA memicu penuaan dini dan munculnya flek hitam. Dalam jangka panjang, paparan berlebih bahkan dapat meningkatkan risiko kanker kulit.
Karena itu, penggunaan sunscreen menjadi langkah dasar dalam perawatan kulit remaja. Untuk kondisi iklim tropis seperti Indonesia, terlebih saat suhu meningkat akibat El Nino, disarankan memilih sunscreen dengan minimal SPF 30 dan PA+++.
SPF 30 mampu melindungi sekitar 96,7% dari sinar UVB, sedangkan PA+++ memberikan perlindungan terhadap UVA selama 8–12 jam. Untuk perlindungan lebih maksimal, pelajar juga bisa memilih SPF 50 dengan PA++++.
Selain perlindungan UV, penting juga mempertimbangkan tekstur dan kandungan agar cocok dengan kondisi kulit remaja. Pilih sunscreen dengan tekstur ringan agar nyaman digunakan sehari-hari.
Hindari produk yang terlalu berat atau berminyak karena bisa menyumbat pori-pori. Kandungan seperti niacinamide, hyaluronic acid, dan salicylic acid juga bisa membantu merawat kulit berjerawat. Selain itu, pastikan sunscreen tidak mengandung alkohol berlebih agar tidak memicu iritasi, terutama untuk kulit sensitif.
Berita Terkait
-
Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla
-
Pramono Wanti-Wanti Dampak El Nino, Pemangkasan Pohon Bakal Dikebut
-
Sunscreen Apa yang Bagus? Ini 6 Rekomendasi yang Mencerahkan Wajah dan Anti Whitecast
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
5 Rekomendasi Sunscreen Cowok Terbaik 2026, Lindungi Wajah dari Kusam dan Penuaan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam