Belajar dari Pengetahuan Lokal
Salah satu prinsip utama KIARA adalah menghargai pengetahuan masyarakat lokal. Rahayu menekankan bahwa peneliti bukan satu-satunya sumber pengetahuan mengenai hutan. Oleh karena itu, KIARA berupaya menggabungkan pengetahuan ilmiah dengan pengetahuan lokal.
“Masyarakat lokal yang sudah hidup berdampingan dengan hutan, berinteraksi dengan hutan selama sekian generasi pun memiliki pengetahuan lokal.” tegas Rahayu.
“Sehingga pada akhirnya solusi konservasi bukan hanya berasal dari kita sebagai outsider, tetapi sesuatu yang memang nantinya akan dimiliki oleh bersama-sama semua pihak” katanya.
Rahayu juga percaya bahwa konservasi bukan tentang hanya menyelamatkan spesies satwa liar atau misalkan tumbuhan tertentu, tetapi juga bagaimana dapat melibatkan masyarakat lokal sebagai aktor utama dalam upaya pelestarian tersebut.
Konservasi yang Inklusif
KIARA tidak ingin hasil penelitian terkurung dalam bahasa saintifik yang sulit untuk dimengerti. Mereka ingin menyebarluaskan informasi agar semua orang bisa ikut peduli tanpa harus memiliki latar belakang pendidikan konservasi. Lebih jauh lagi, KIARA ingin berkomitmen untuk menjadi ruang terbuka bagi anak muda Indonesia untuk mempelajari primata dan konservasi.
“Kami membuka kesempatan bagi anak muda melalui program riset dan monitoring serta skema Beasiswa untuk mahasiswa Indonesia. Harapannya nantinya di masa depan semakin banyak konservasionis yang berasal dari Indonesia ” tutupnya.
Penulis: Natasha Suhendra
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun