- Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha viral dan jadi sorotan publik.
- Perhatian tak hanya pada kasus, tetapi juga struktur organisasi serta pengurus yayasan pengelola.
- Warganet menelusuri latar belakang, pendidikan, dan peran masing-masing pihak di balik operasional daycare.
Suara.com - Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Yogyakarta, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial.
Seiring mencuatnya kasus, perhatian publik tidak hanya tertuju pada dugaan kekerasan, tapi juga pada struktur organisasi dan pengurus yayasan di balik operasional daycare.
Banyak warganet mulai menelusuri latar belakang para pengelola, termasuk pendidikan dan peran masing-masing.
Daycare Little Aresha diketahui berada di bawah naungan sebuah yayasan dengan struktur yang cukup lengkap.
Jajaran ini mencakup dewan pembina, penasihat, hingga pengurus inti yang bertanggung jawab atas kebijakan dan operasional lembaga.
Salah satu posisi yang paling disorot adalah Ketua Dewan Pembina yayasan, yang dinilai memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan strategis.
Latar belakang pendidikan tokoh ini pun ikut menjadi bahan perbincangan di tengah publik.
Lalu, seperti apa susunan pengurus Daycare Little Aresha? Dan, siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini?
Susunan Pengurus Daycare Little Aresha
Disebutkan sebelumnya bahwa struktur organisasi Daycare Little Aresha diketahui cukup lengkap karena berada di bawah naungan sebuah yayasan.
Baca Juga: Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin
Susunan ini mencakup jajaran pengambil kebijakan hingga tenaga operasional yang berinteraksi langsung dengan anak-anak.
Daftar struktur organisasi pengurus terpampang jelas di gedung Daycare Little Aresha. Saat kasus ini viral, banyak yang mengambil potretnya dan membagikan ke media sosial.
Pada level tertinggi, terdapat Dewan Pembina yang dipimpin oleh Rafid Ihsan Lubis, S.H, dilansir dari foto struktur organisasi Little Aressha yang diunggah akun Threads @rizqimuhamadd.
Penelusuran lebih lanjut melalui laman PDDikti diketahui bahwa Rafid Ihsan Lubis merupakan lulusan S1 Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM).
Masih melansir data yang sama, pria yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan itu sekarang diketahui tengah menempuh S2 Ilmu Hukum di Universitas Brawijaya.
Kemudian ada penasihat yayasan Dr. Cahyaningrum Dewojati, M.Hum., serta jajaran inti seperti Ketua Yayasan Diyah Kusumastuti, S.E., bendahara, dan sekretaris yang mengelola administrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
30 Tahun Kudatuli: Kisah Maryono yang 'Hidup Lagi' hingga Rahasia Dandang Megawati
-
Indonesia vs Kamboja Diperketat, Jalur Evakuasi dan Penyekatan Pakansari Disimulasikan
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Meski Sempat Tertunda, Pos Indonesia Mulai Bayar Imbal Hasil Sukuk Rp24,12 Miliar
-
Tentara Harus Jago Terjun Payung dan Setir Tank, Bukan Urus Jagung atau Buka Sawah
-
Mazda Berusaha Perpanjang Napas Mazda 3 dan CX-30 Lewat Teknologi Mild Hybrid
-
Sambut Hari Kemerdekaan, Sekjen Kemendagri Dorong Bulog dan Pemda Gencarkan Gerakan Pangan Murah
-
Dukung Program BRIvolution Reignite, BRI Catat Pertumbuhan Aset Impresif
-
Ratusan Anak Hidup dengan HIV di Sidoarjo, KPAI Soroti Hak dan Perlindungannya
-
Ngeri! Korban Kasus Little Aresha Capai 157 Anak, Tersangka Kini Membengkak Jadi 32 Orang