Lifestyle / Komunitas
Minggu, 26 April 2026 | 11:40 WIB
Sejumlah warga dan orang tua melihat kondisi Daycare Little Aresha yang dipasang garis polisi, Sabtu (25/4/2026). [Putu Ayu Palupi/SuaraJogja]
Baca 10 detik
  • Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha viral dan jadi sorotan publik.
  • Perhatian tak hanya pada kasus, tetapi juga struktur organisasi serta pengurus yayasan pengelola.
  • Warganet menelusuri latar belakang, pendidikan, dan peran masing-masing pihak di balik operasional daycare.

Di bagian manajemen operasional, struktur organisasi mencakup kepala sekolah yang bertanggung jawab atas kegiatan pendidikan harian.

erdapat pula penanggung jawab kurikulum serta staf administrasi yang mengatur kebutuhan teknis dan dokumentasi.

Menariknya, daycare ini juga memiliki tim kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, dan bidan. Keberadaan tim ini seharusnya berfungsi untuk memastikan kondisi kesehatan dan keselamatan anak-anak tetap terjaga.

Sementara itu, pada bagian paling bawah terdapat tenaga pendidik dan pengasuh yang berinteraksi langsung dengan anak setiap hari.

Selain guru TK, terdapat belasan staf daycare yang menangani kebutuhan harian anak, mulai dari pengawasan hingga perawatan.

Polisi Tetapkan 13 Tersangka dalam Kasus di Little Aresha

Sejumlah orang tua mendatangi daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta, Sabtu (25/4/2026). [Putu Ayu Palupi/SuaraJogja]

Sekarang kasus dugaan kekerasan dan penelantaran anak di Daycare Little Aresha memasuki babak baru setelah polisi menetapkan sejumlah tersangka.

Total ada 13 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sempat menghebohkan publik tersebut.

Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Yogyakarta menetapkan kepala yayasan, kepala sekolah, dan 11 pengasuh sebagai tersangka dalam kasus ini.

Mereka diduga terlibat langsung maupun mengetahui adanya tindakan kekerasan namun tidak melakukan pencegahan.

Baca Juga: Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah polisi mengumpulkan sejumlah bukti dan keterangan saksi.

Hasil penyelidikan menunjukkan adanya dugaan kekerasan fisik serta penelantaran terhadap anak-anak yang dititipkan di daycare tersebut.

Kasus ini pun menjadi perhatian serius karena melibatkan banyak pihak dalam satu lembaga pengasuhan anak.

Publik kini menantikan proses hukum lebih lanjut untuk memastikan keadilan bagi para korban dan keluarga mereka.

Load More