Suara.com - Pasar sepeda gunung kini makin besar usai hobi gowes menjadi makin diminati.
Kabar gembira tersebut sayangnya punya sisi lain, yakni banyak sepeda gunung murahan yang beredar di pasaran.
Sepeda gunung yang 'asal murah' tentu menawarkan kualitas yang rendah dan berisiko tinggi bagi si pesepeda.
Berkat kualitasnya yang abal-abal, sepeda yang dipakai terbilang manja dan sedikit-sedikit rusak kala dipakai gowes.
Namun, ada beberapa sepeda gunung yang dipasarkan ke segmen pemula dengan harga murah namun kualitasnya tak murahan.
Sepeda gunung murah tersebut dibekali komponen terbaik di pasaran untuk melibas berbagai medan dan kebutuhan.
Berikut beberapa rekomendasi sepeda gunung yang murah namun kualitasnya mewah.
Pacific Masseroni
Pilihan pertama ini menjadi salah satu opsi paling ekonomis bagi yang mencari spesifikasi mumpuni tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Rangka alloy yang ringan namun kokoh memberikan kestabilan luar biasa saat menghadapi jalanan kota yang berlubang atau trotoar yang tidak rata.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sepeda Listrik Murah dan Awet, Kuat di Tanjakan buat Harian
Keberadaan suspensi depan yang dapat dikunci (lock-out) sangat membantu saat harus gowes di aspal mulus agar tenaga tidak terbuang sia-sia akibat ayunan suspensi.
Ban berukuran 27.5 inci yang digunakan memberikan keseimbangan antara kelincahan manuver dan kecepatan putaran roda.
Komponen dan harga
- Frame: Alloy 6061 MTB XC 27.5"
- Drivetrain: Shimano Altus 2x9 Speed
- Brake: Hydraulic Disc Brake
- Suspensi: Black Box Suspension (Lock-out)
- Harga: Rp3.500.000 - Rp3.900.000
United Detroit 2.1
Seri ini sangat populer karena menawarkan ketangguhan khas sepeda gunung dengan desain yang tetap ramping untuk penggunaan di area perkotaan.
Geometri rangkanya dirancang sedemikian rupa agar posisi duduk tetap nyaman dan tidak terlalu membungkuk, sehingga sangat mendukung untuk aktivitas rutin ke kantor.
Sistem pengereman hidrolik yang sudah tersemat memberikan keamanan ekstra saat harus melakukan pengereman mendadak di jalanan basah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Peritel Fashion Mulai Kenakan Biaya Retur, Bisakah Benar-Benar Kurangi Limbah?
-
Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di Mana? Pemilik TV Lama Jangan Buru-buru Beli Baru
-
Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 Bareng Telkomsel dan MAXStream, dari Sumatra hingga Maluku
-
Urutan Skincare yang Benar Harus Double Cleansing? Ini Kata Dokter Kulit untuk Jaga Skin Barrier
-
Cara Langganan Folaplay untuk Nonton Piala Dunia 2026 di HP
-
Cara Mengetahui Weton dari Tanggal Lahir dan Tahun, Cek Hitungan Neptu dan Arti Watak
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
AI Jadi Mesin Utama Fast Fashion: Riset Soroti Dampaknya bagi Pasar dan Lingkungan
-
Mengapa Fast Fashion Masih Diminati Meski Berdampak Buruk bagi Lingkungan?
-
Harga Paket Nonton Piala Dunia 2026 di Folaplay, Gratis Pakai Internet Rakyat