- Kementerian UMKM mencatat hampir separuh dari 60 juta pelaku UMKM Indonesia bergerak di sektor pertanian dan pangan.
- Pemerintah menyalurkan KUR sebesar Rp32,73 triliun bagi sektor pertanian guna mengatasi kendala skala usaha dan keterbatasan pasar.
- Penguatan ekosistem UMKM dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan produktivitas, hilirisasi produk, dan daya saing nasional.
Suara.com - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencatat bahwa hampir separuh dari total 56–60 juta pelaku UMKM di Indonesia bergerak di sektor pertanian dan pangan.
Meski mendominasi, kedua sektor tersebut masih menghadapi tantangan struktural, seperti skala usaha yang kecil dan keterbatasan integrasi pasar.
"Sering kali petani sudah menghasilkan produk, tetapi belum memiliki kepastian pasar maupun harga yang menguntungkan. Ini menjadi perhatian serius yang harus kita selesaikan bersama,” kata Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik lewat keterangannya yang dikutip, Sabtu (25/4/2026).
Oleh karenanya Riza menyebut penguatan UMKM nasional tidak dapat dipisahkan dari produktivitas dan kesejahteraan petani.
Guna mengatasinya pemerintah mendorong integrasi ekosistem UMKM melalui perluasan akses pembiayaan dan konektivitas dengan industri besar.
Tercatat, hingga 21 April 2026, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) nasional telah mencapai Rp84,8 triliun dari total plafon Rp295 triliun. Dari realisasi tersebut, sektor pertanian menyerap sebesar Rp 32,73 triliun.
"Kami ingin memastikan bahwa pembiayaan benar-benar mendorong sektor produktif, khususnya pertanian. Harapannya, dalam beberapa tahun ke depan, porsi pembiayaan untuk sektor produksi akan terus meningkat,” ujar Riza.
Selain pembiayaan, Kementerian UMKM mendorong inovasi dan hilirisasi produk melalui pengembangan ekosistem kewirausahaan kolaboratif.
Kerja sama dengan perguruan tinggi serta pemangku kepentingan lainnya dianggap krusial untuk meningkatkan daya saing UMKM di pasar nasional dan global.
Baca Juga: Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
Riza menekankan bahwa penguatan UMKM di sektor pertanian membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan agar memberikan hasil yang optimal.
“Agenda besar ini tidak dapat kita jalankan sendiri. Kolaborasi menjadi kunci dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat, inklusif, dan berdaya saing,” katanya.
Berita Terkait
-
QRIS Sudah Ada, Tapi Kenapa Pemilik Salon Masih Hitung Manual Tiap Malam?
-
UMKM Terancam Gulung Tikar Imbas Wacana Larangan Total Vape
-
Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani
-
Harga Plastik Melonjak, Komisi XII DPR Koordinasi dengan Kemenperin
-
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad
-
Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem