Lifestyle / Food & Travel
Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB
Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr]
Baca 10 detik
  • Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 malam.
  • Insiden dipicu gangguan jalur setelah KRL sebelumnya menabrak taksi di perlintasan Bulak Kapal.
  • Sebanyak 14 orang tewas, 84 luka-luka, sementara masinis KA dipastikan selamat.

Suara.com - Sosok masinis KA Argo Bromo Anggrek turut menjadi sorotan setelah kecelakaan maut yang melibatkan kereta jarak jauh tersebut dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin malam, 27 April 2026. Berdasarkan data terbaru, kecelakaan itu menewaskan 14 orang dan menyebabkan 84 lainnya mengalami luka-luka.

KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan menabrak KRL yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur lantaran terdapat gangguan pada jalur perjalanan, di mana sebuah Commuter Line disebut sempat mengalami insiden dengan taksi listrik.

Korban mendapatkan bantuan oksigen di dalam gerbong KRL Commuterline saat proses evakuasi kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr]

Lantas, siapa masinis KA Argo Bromo Anggrek?

Pasca tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan keterangan terkait kondisi masinis KA Argo Bromo Anggrek.

Pihak KAI memastikan bahwa masinis dalam keadaan selamat.

"Sudah di luar. Kondisinya baik," kata Dirut KAI Bobby Rasyidin kepada wartawan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 28 April 2026.

Namun, identitas lengkap masinis KA Argo Bromo Anggrek yang terlibat dalam insiden tersebut belum diumumkan secara resmi ke publik.

Sementara itu, pihak KAI melalui juru bicara, Anne, menyampaikan bahwa prioritas utama saat ini adalah proses evakuasi dan penanganan para korban di lokasi kejadian.

Baca Juga: Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur Ganggu Jadwal Keberangkatan Kereta, Penumpang Menumpuk di Gambir

Kronologi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL

Kecelakaan tragis yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin malam, 27 April 2026.

Insiden bermula di perlintasan kawasan Bulak Kapal, Bekasi, saat sebuah taksi milik PT Green SM Indonesia berada di jalur rel.

Dalam kondisi tersebut, kendaraan itu tertabrak KRL yang tengah melintas, sehingga mengganggu perjalanan kereta.

Dampak dari kejadian awal itu membuat operasional KRL relasi Kampung Bandan–Cikarang terganggu.

Rangkaian KRL kemudian dihentikan di jalur 1 Stasiun Bekasi Timur untuk proses penanganan.

Load More