News / Nasional
Selasa, 28 April 2026 | 12:12 WIB
Tabrakan Kereta di Bekasi Timur ganggu jadwal keberangkatan KA, penumpang menumpuk di Stasiun Gambir. (Suara.com/Yoga)
Baca 10 detik
  • Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) menyebabkan 14 orang meninggal dan 84 lainnya mengalami luka-luka.
  • PT KAI membatalkan 25 perjalanan kereta jarak jauh akibat insiden kecelakaan yang menghambat operasional di jalur tersebut.
  • Gangguan jadwal keberangkatan kereta di Stasiun Gambir dan Pasar Senen menyebabkan penumpukan penumpang serta keterlambatan perjalanan hingga Selasa (28/4/2026).

Suara.com - Kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) benar-benar berdampak masif bagi jadwal keberangkatan armada jarak jauh PT KAI.

Selain pembatalan 25 perjalanan yang rutenya terdampak, kereta yang tetap beroperasi pada Selasa (28/4/2026) pun mengalami keterlambatan.

”Karena harus menunggu antrean perjalanan,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo dalam keterangannya kepada Suara.com.

Di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, tumpukan penumpang pun terjadi di ruang tunggu keberangkatan imbas keterlambatan kereta.

Contohnya seperti Chandra, salah satu penumpang KA Batavia yang sedianya berangkat ke Wonosobo pukul 09.30 tadi, hingga saat ini masih harus menunggu kereta datang.

”Petugasnya juga bilang, belum ada kepastian,” kata dia.

Chandra paham, insiden kecelakaan kereta api pasti akan mengacaukan jadwal perjalanan armada lain karena sedang ada hambatan di lintasan.

Namun di sisi lain, ia juga tidak bisa membatalkan perjalanan hari ini karena ada kegiatan yang harus dihadiri dan tidak bisa diagendakan ulang.

”Saya mau ikut pelatihan di sana,” jelas Chandra.

Baca Juga: Dirut KAI: 14 Orang Meninggal, 84 Luka-luka, Total Korban KA di Stasiun Bekasi Timur

Kondisi gerbong KRL Commuterline yang bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/app/agr]

Selain KA Batavia, ada juga penumpang KA Parahyangan yang rencana awal perjalanan dari pukul 09.10 tadi sempat tertunda 100 menit imbas kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur.

Situasi serupa terjadi juga di Stasiun Pasar Senen, di mana keberangkatan KA Tawang Jaya Premium dari jadwal semula pukul 09.50, kini harus tertunda 185 menit.

Sementara itu, tragedi yang melibatkan rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang malam tadi menewaskan 14 orang dan 84 lainnya mengalami luka-luka.

Load More