Lifestyle / Komunitas
Selasa, 28 April 2026 | 15:43 WIB
Ilustrasi anak di daycare [freepik]

Suara.com - Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha masih menjadi perhatian publik. Terbaru, ada orang tua yang angkat suara setelah melihat perubahan perilaku seksual pada anak-anak mereka usai mengikuti aktivitas di tempat tersebut.

Salah satunya disampaikan oleh Fadli di Mapolresta Jogja pada Senin (27/4/2026) sore. Ia mengaku menemukan perubahan mencolok pada anaknya termasuk keluhan fisik di area sensitif yang berlangsung beberapa hari.

Dalam pengakuannya, setelah pertemuan bersama pihak kepolisian dan pendamping profesional ternyata beberapa orang tua juga menyampaikan pengalaman serupa.

Karena temuan tersebut, Fadli dan para orang tua pun menginginkan ada investigasi lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi banyak keluarga terkait perubahan kecil pada anak bisa jadi sinyal besar yang tidak boleh diabaikan.

Lantas apa saja ciri-ciri anak mengalami kekerasan seksual? Simak penjelasan berikut ini.

Anak Lebih Sering "Berbicara" Lewat Perilaku

Ilustrasi anak di daycare [freepik]

Tidak semua anak mampu mengungkapkan pengalaman buruk dengan kata-kata. Banyak dari mereka justru menunjukkan tekanan atau trauma lewat perubahan sikap. Karena itu, kepekaan orang tua menjadi kunci utama dalam mendeteksi tanda-tanda yang tidak biasa.

Perlu dipahami, satu atau dua perubahan belum tentu berarti sesuatu yang serius. Namun jika tanda-tanda muncul bersamaan dan berlangsung terus-menerus, orang tua perlu lebih waspada.

Baca Juga: Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin

Perubahan Emosi dan Perilaku yang Perlu Diwaspadai

Beberapa tanda yang sering muncul pada anak yang mengalami kekerasan seksual antara lain:

1. Tiba-tiba berubah menjadi lebih pendiam, murung, atau menarik diri dari lingkungan
2. Mengalami mimpi buruk, sulit tidur, atau sering terbangun di malam hari
3. Menunjukkan perilaku seksual yang tidak sesuai usia, misalnya melalui permainan
4. Kehilangan rasa aman, mudah cemas, atau justru menjadi sangat bergantung pada orang tertentu
5. Mendadak menjadi pemberontak atau justru tertutup dan penuh rahasia
6. Kembali ke kebiasaan lama seperti mengompol
7. Takut pada orang atau tempat tertentu tanpa alasan jelas
8. Perubahan pola makan, baik menjadi berlebihan atau justru menurun drastis
9. Menggunakan kata-kata vulgar terkait tubuh yang tidak sesuai usianya
10. Mulai menyakiti diri sendiri atau melakukan tindakan berbahaya

Selain itu, anak juga bisa memberi "kode" tidak langsung. Misalnya, tiba-tiba menolak bertemu seseorang, atau menunjukkan reaksi emosional berlebihan saat berada di situasi tertentu.

Tanda Fisik yang Tidak Boleh Diabaikan

Selain perubahan perilaku, ada juga tanda fisik yang perlu diperhatikan, seperti:

Load More