Suara.com - Kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha masih menjadi perhatian publik. Terbaru, ada orang tua yang angkat suara setelah melihat perubahan perilaku seksual pada anak-anak mereka usai mengikuti aktivitas di tempat tersebut.
Salah satunya disampaikan oleh Fadli di Mapolresta Jogja pada Senin (27/4/2026) sore. Ia mengaku menemukan perubahan mencolok pada anaknya termasuk keluhan fisik di area sensitif yang berlangsung beberapa hari.
Dalam pengakuannya, setelah pertemuan bersama pihak kepolisian dan pendamping profesional ternyata beberapa orang tua juga menyampaikan pengalaman serupa.
Karena temuan tersebut, Fadli dan para orang tua pun menginginkan ada investigasi lebih lanjut.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi banyak keluarga terkait perubahan kecil pada anak bisa jadi sinyal besar yang tidak boleh diabaikan.
Lantas apa saja ciri-ciri anak mengalami kekerasan seksual? Simak penjelasan berikut ini.
Anak Lebih Sering "Berbicara" Lewat Perilaku
Tidak semua anak mampu mengungkapkan pengalaman buruk dengan kata-kata. Banyak dari mereka justru menunjukkan tekanan atau trauma lewat perubahan sikap. Karena itu, kepekaan orang tua menjadi kunci utama dalam mendeteksi tanda-tanda yang tidak biasa.
Perlu dipahami, satu atau dua perubahan belum tentu berarti sesuatu yang serius. Namun jika tanda-tanda muncul bersamaan dan berlangsung terus-menerus, orang tua perlu lebih waspada.
Baca Juga: Guru Ngaji di Tangerang Cabuli 4 Santriwati Saat Pengajian, Modus Bersihkan Jin
Perubahan Emosi dan Perilaku yang Perlu Diwaspadai
Beberapa tanda yang sering muncul pada anak yang mengalami kekerasan seksual antara lain:
1. Tiba-tiba berubah menjadi lebih pendiam, murung, atau menarik diri dari lingkungan
2. Mengalami mimpi buruk, sulit tidur, atau sering terbangun di malam hari
3. Menunjukkan perilaku seksual yang tidak sesuai usia, misalnya melalui permainan
4. Kehilangan rasa aman, mudah cemas, atau justru menjadi sangat bergantung pada orang tertentu
5. Mendadak menjadi pemberontak atau justru tertutup dan penuh rahasia
6. Kembali ke kebiasaan lama seperti mengompol
7. Takut pada orang atau tempat tertentu tanpa alasan jelas
8. Perubahan pola makan, baik menjadi berlebihan atau justru menurun drastis
9. Menggunakan kata-kata vulgar terkait tubuh yang tidak sesuai usianya
10. Mulai menyakiti diri sendiri atau melakukan tindakan berbahaya
Selain itu, anak juga bisa memberi "kode" tidak langsung. Misalnya, tiba-tiba menolak bertemu seseorang, atau menunjukkan reaksi emosional berlebihan saat berada di situasi tertentu.
Tanda Fisik yang Tidak Boleh Diabaikan
Selain perubahan perilaku, ada juga tanda fisik yang perlu diperhatikan, seperti:
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih