- Iduladha menekankan pentingnya ibadah kurban sesuai ketentuan syariat Islam.
- Pemilihan hewan kurban harus memperhatikan kondisi fisik dan kesehatan.
- Beberapa cacat tertentu membuat hewan tidak sah untuk dijadikan kurban.
Suara.com - Ibadah kurban menjadi salah satu amalan penting dalam Islam yang dilaksanakan setiap Iduladha.
Dalam pelaksanaannya, pemilihan hewan kurban tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus sesuai dengan ketentuan syariat.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat memilih hewan kurban adalah kondisi fisik hewan yang akan dikurbankan.
Tidak semua hewan diperbolehkan, terutama jika memiliki cacat tertentu yang dapat memengaruhi keabsahan kurban.
Ketentuan mengenai hewan kurban ini telah dijelaskan dalam berbagai sumber syariat Islam agar umat Muslim tidak keliru dalam memilih.
Hal ini penting untuk memastikan ibadah kurban yang dilakukan benar-benar sah dan diterima.
Cacat pada hewan kurban bukan hanya soal penampilan, tetapi juga kondisi kesehatan dan kemampuan dasar hewan tersebut.
Beberapa jenis cacat bahkan secara tegas membuat hewan tidak layak dijadikan kurban.
Apa saja cacat hewan yang membuat kurban tidak sah menurut ketentuan syariat? Simak penjelasannya berikut ini.
Baca Juga: Apakah Boleh Kurban untuk Orang yang Sudah Meninggal? Begini Penjelasan Hukumnya
Cacat Hewan yang Tidak Sah untuk Kurban
Ibadah kurban merupakan salah satu syariat Islam yang memiliki ketentuan khusus dalam pemilihan hewan yang akan disembelih.
Salah satu syarat penting adalah hewan kurban harus dalam kondisi sehat dan tidak memiliki cacat yang dapat menggugurkan keabsahannya.
Berdasarkan ketentuan syariat yang dijelaskan dalam hadis Rasulullah SAW, terdapat empat cacat utama pada hewan yang membuatnya tidak sah dijadikan hewan kurban. Berikut penjelasannya:
1. Buta sebelah yang jelas kebutaannya
Hewan yang mengalami kebutaan pada salah satu mata secara jelas tidak diperbolehkan untuk dijadikan kurban, begitu pula jika buta di kedua mata. Kebutaan ini biasanya tampak nyata dan mengganggu aktivitas hewan tersebut secara signifikan.
2. Sakit yang tampak jelas
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Promo Skincare di Indomaret: Toner Jadi Rp6 Ribuan, Cuma Berlaku Sampai 13 Mei!
-
Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
-
6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
-
Sudah Lewat 30 April 2026, Telat Lapor SPT Tahunan Kena Denda Berapa?
-
5 Ciri-Ciri Mesin Cuci Perlu Diganti Bukan Diperbaiki, agar Tidak Rugi Jangka Panjang
-
Komunitas Bermain: Ruang Sederhana di Tengah Kota yang Mengembalikan Masa Kecil Saya
-
Wishlist Menumpuk? Saatnya Checkout Produk Kecantikan hingga Kesehatan di Sini: Diskon hingga 70%!
-
Dari Sejak Dini, Aksi Kecil Anak-Anak Menanam Bibit Tanaman Bisa Jadi Harapan Besar bagi Bumi
-
Anak Alami Dampak Iklim, Bagaimana Gim Interaktif Ini Jadi Solusi Kesenjangan Edukasi?
-
77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?