- Wabah Hantavirus dilaporkan terjadi di kapal pesiar MV Hondius dan menewaskan tiga penumpang.
- Kasus ini memicu kekhawatiran karena Hantavirus tergolong penyakit menular langka.
- Publik mulai mencari fakta penting, termasuk cara penularan dan risikonya menurut WHO.
Suara.com - Dunia tengah dihebohkan dengan kabar wabah Hantavirus yang terjadi di kapal pesiar mewah MV Hondius.
Insiden ini dilaporkan telah menelan korban jiwa, dengan tiga penumpang meninggal dunia setelah terjangkit virus tersebut.
Kabar ini langsung memicu kekhawatiran publik karena Hantavirus tergolong sebagai penyakit menular yang cukup langka.
Banyak orang mulai mencari tahu lebih dalam mengenai virus yang satu ini dan bagaimana cara penularannya. Seperti apa faktanya?
Fakta Penting tentang Hantavirus
Berikut ini enam fakta penting tentang Hantavirus yang dirangkum dari laman resmi World Health Organization (WHO), who.int:
1. Hantavirus Berasal dari Hewan Pengerat dan Bisa Menular ke Manusia
Hantavirus merupakan virus zoonosis yang secara alami hidup pada hewan pengerat seperti tikus, tanpa menimbulkan gejala pada inangnya.
Namun, virus ini bisa menular ke manusia dan menyebabkan penyakit serius dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Pada manusia, infeksi Hantavirus dapat berujung pada kondisi berbahaya bahkan kematian. Tingkat keparahannya tergantung pada jenis virus dan wilayah geografis tempat infeksi terjadi.
Baca Juga: Bisakah Manusia Bertahan Hidup dari Hantavirus? Ini Gejala Fatalnya
2. Penularan Terjadi dari Paparan Kotoran Hewan Pengerat
Penularan Hantavirus ke manusia umumnya terjadi melalui kontak dengan urin, kotoran, atau air liur hewan pengerat yang terinfeksi.
Risiko meningkat saat seseorang berada di lingkungan yang terkontaminasi, seperti ruang tertutup atau area dengan infestasi tikus.
Meski jarang, penularan juga bisa terjadi melalui gigitan hewan pengerat. Kasus penularan antar manusia sangat terbatas dan hanya pernah dikaitkan dengan jenis virus tertentu dalam kondisi kontak dekat yang intens.
3. Menyebabkan Dua Sindrom Berbahaya di Dunia
Di benua Amerika, Hantavirus dikenal menyebabkan sindrom kardiopulmoner (HCPS) yang menyerang paru-paru dan jantung secara cepat. Kondisi ini dapat berkembang drastis dan berpotensi fatal jika tidak ditangani segera.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
4 Rekomendasi Bedak Red-A Murah untuk Makeup Harian, Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Pilihan Daily Foundation Viva Cosmetics untuk Makeup Natural Sehari-hari
-
4 Zodiak yang Diprediksi Dapat Energi Positif dan Keberuntungan pada 8 Mei 2026
-
Bahaya Sepatu Kekecilan bagi Kesehatan Kaki dan Tips Memilih Ukuran Tepat
-
4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026
-
Jerawat Punggung Muncul karena Apa? Ini 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Daftar Harga Facetology Sunscreen Terbaru 2026, Tawarkan Triple Care
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan