- Aliansi 40 ormas Islam melaporkan Grace Natalie, Ade Armando, dan Permadi Arya ke Bareskrim Polri pada 4 Mei 2026.
- Ketiganya dituding melakukan penghasutan dan ujaran kebencian terkait penyuntingan video ceramah Jusuf Kalla di Universitas Gadjah Mada.
- Laporan tersebut memicu perdebatan publik mengenai batasan kebebasan berekspresi serta potensi ancaman terhadap kerukunan antarumat beragama di Indonesia.
Pernyataannya pada 2018 tentang PSI yang tidak mendukung perda Injil maupun perda syariah sempat memicu polemik besar. Ia juga aktif membela isu-isu minoritas dan hak asasi manusia.
Pendukungnya melihat Grace sebagai politikus muda yang berani dan visioner, membawa angin segar bagi generasi milenial.
Kritikus, terutama dari kalangan konservatif, kerap menilainya terlalu liberal dan provokatif. Kasus laporan terbaru ini semakin menambah daftar kontroversi yang melibatkan dirinya.
Dampak dan Respons Publik
Laporan oleh 40 ormas Islam ini memicu ketegangan yang masih ada di masyarakat Indonesia terkait isu agama dan kebebasan berekspresi.
Para pelapor menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama dan meminta polisi menindaklanjuti agar tidak ada disharmoni lebih lanjut.
Sementara itu, pihak yang mendukung Grace Natalie dan kawan-kawannya berargumen bahwa ini bisa jadi upaya pembungkaman kritik atau ekspresi di ruang publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan