- Umat Islam bisa memilih antara sapi atau kambing sebagai hewan kurban.
- Kurban kambing dinilai unggul secara personal, sedangkan sapi kolektif memberikan dampak sosial lebih luas bagi banyak penerima.
- Penentuan jenis hewan kurban sebaiknya disesuaikan dengan kemampuan finansial dan didasari niat tulus demi mencapai ketakwaan Allah.
3. Menimbang dari sisi ketakwaan
Aspek paling mendasar dalam ibadah kurban adalah ketakwaan. Nilai suatu ibadah tidak diukur dari ukuran hewan atau jumlahnya, melainkan dari niat dan keikhlasan pelakunya.
Allah SWT berfirman: “Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.” (QS. Al-Hajj: 37)
Ayat tersebut menegaskan bahwa yang menjadi ukuran utama adalah kualitas batin seseorang dalam beribadah. Tanpa keikhlasan, ibadah kurban kehilangan makna substansialnya.
Dengan demikian, baik sapi maupun kambing akan bernilai tinggi apabila dilakukan dengan niat yang tulus dan tanpa unsur pamer.
Menakar Kemampuan Berkurban
Selain mempertimbangkan tiga aspek tersebut, faktor kemampuan finansial menjadi hal yang tidak kalah penting. Islam tidak mendorong umatnya untuk beribadah dengan cara memaksakan diri.
Ibadah kurban sejatinya merupakan bentuk rasa syukur dan ketaatan kepada Allah SWT. Oleh karena itu, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda: “Apa yang aku larang hendaklah kalian menjauhinya, dan apa yang aku perintahkan maka lakukanlah semampu kalian.” (HR Bukhari dan Muslim)
Prinsip ini menunjukkan bahwa kemampuan menjadi batas yang harus dihormati dalam beribadah. Memaksakan diri justru dapat menimbulkan kesulitan yang tidak dianjurkan.
Bagi yang memiliki kemampuan terbatas, memilih kambing sebagai hewan kurban sudah merupakan bentuk ibadah yang sangat baik. Sementara bagi yang memiliki kecukupan, berkurban sapi, baik sendiri maupun patungan, juga merupakan pilihan yang dianjurkan.
Baca Juga: Hewan Kurban Pilih Jantan atau Betina? Ketahui yang Paling Utama Menurut Syariat
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4 Zodiak Ini Bakal Ketiban Hoki Besar pada 22 Juni 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
5 Sepatu Lari Wanita Diadora yang Nyaman Dipakai, Harga Promo Mulai Rp349 Ribuan
-
Terpopuler: Cushion Anti Luntur saat Berkeringat, Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size