Lifestyle / Komunitas
Kamis, 07 Mei 2026 | 17:29 WIB
Ilustrasi jerawat punggung (Unsplash)
Baca 10 detik
  • Jerawat punggung bisa muncul akibat minyak, keringat, dan pori-pori tersumbat.
  • Perubahan hormon hingga gesekan pakaian juga dapat memperparah kondisi kulit.
  • Kenali penyebab dan cara mengatasi jerawat punggung agar tidak meninggalkan bekas.

4. Stres

Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol lebih banyak. Hormon ini dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit sehingga risiko jerawat ikut meningkat.

Tak heran jika jerawat di punggung sering terasa lebih parah ketika sedang banyak pikiran atau kurang istirahat.

5. Tidak cocok dengan produk skincare

Pemakaian produk perawatan kulit yang tidak sesuai dengan tipe kulit juga dapat memicu jerawat di punggung. Misalnya, penggunaan produk yang terlalu berat pada kulit berminyak dapat menyumbat pori-pori.

Karena itu, penting memilih produk dengan formula ringan dan non-comedogenic agar tidak memicu timbulnya jerawat.

6. Kurang menjaga kebersihan tubuh

Punggung termasuk area tubuh yang cukup sulit dijangkau saat mandi. Karena itu, kotoran, minyak, dan sel kulit mati kadang masih menempel dan memicu penyumbatan pori-pori.

Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi tersebut bisa membuat jerawat tumbuh semakin banyak di area punggung.

Baca Juga: Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat

7. Perubahan hormon

Perubahan hormon menjadi salah satu penyebab jerawat yang paling umum. Kondisi ini biasanya terjadi saat pubertas, menjelang menstruasi, hingga kehamilan.

Hormon dapat memicu produksi minyak berlebih sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat dan memunculkan jerawat.

Cara Mengatasi Jerawat di Punggung

Jerawat punggung ringan umumnya masih bisa ditangani dengan perawatan sederhana di rumah.

Beberapa cara berikut dapat membantu mengurangi jerawat sekaligus mencegahnya muncul kembali.

  1. Rutin membersihkan tubuh menggunakan sabun yang lembut.
  2. Segera mandi setelah berolahraga atau berkeringat.
  3. Mengganti pakaian setelah aktivitas berat.
  4. Menggunakan pakaian longgar dan menyerap keringat.
  5. Menghindari kebiasaan memencet jerawat.
  6. Memilih skincare berlabel oil free untuk kulit berminyak.
  7. Menghindari penggunaan sabun atau scrub yang terlalu keras di kulit.

Kapan Jerawat Punggung Harus Diperiksakan ke Dokter?

Jerawat di punggung sebaiknya segera diperiksakan jika kondisinya cukup parah, sering kambuh, atau terasa nyeri.

Load More