- BPS membuka rekrutmen Mitra Statistik untuk Sensus Ekonomi 2026 sejak 8 Mei 2026.
- Lowongan ini menarik minat besar, terutama terkait informasi gaji yang akan diterima.
- Selain gaji, pelamar juga perlu memahami syarat, tahapan seleksi, dan cara pendaftaran resmi.
Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali membuka rekrutmen Mitra Statistik untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pendaftaran ini terbuka bagi masyarakat umum yang ingin terlibat sebagai petugas lapangan.
Sejak dibuka pada 8 Mei 2026, rekrutmen ini langsung menarik perhatian banyak orang. Antusiasme publik terlihat dari tingginya minat untuk mencari informasi terkait posisi yang ditawarkan.
Salah satu hal yang paling banyak ditanyakan adalah soal besaran gaji Mitra BPS. Banyak calon pelamar ingin mengetahui berapa penghasilan yang bisa didapatkan dari pekerjaan ini.
Selain gaji, syarat pendaftaran dan tahapan seleksi juga menjadi perhatian penting. Informasi ini dibutuhkan agar pelamar bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik sebelum mendaftar.
Lantas, berapa gaji Mitra BPS untuk Sensus Ekonomi 2026 dan bagaimana cara mendaftarnya? Simak penjelasan lengkap berikut ini beserta syarat dan link resmi pendaftarannya.
Apa Itu Mitra BPS dan Cara Daftarnya untuk Sensus Ekonomi 2026?
Mitra Statistik BPS adalah individu yang membantu Badan Pusat Statistik dalam pelaksanaan sensus dan survei statistik nasional, termasuk Sensus Ekonomi 2026.
Petugas ini nantinya terlibat dalam kegiatan pendataan usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
BPS membuka rekrutmen Mitra Statistik 2026 secara online dan terbuka untuk masyarakat umum.
Program ini menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi langsung dalam pengumpulan data nasional sekaligus memperoleh pengalaman kerja lapangan.
Baca Juga: Syarat dan Cara Daftar Petugas Sensus Ekonomi 2026 BPS, Ini Jadwalnya
Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi calon pendaftar adalah sebagai berikut:
- Bukan ASN, TNI, dan Polri
- Sehat jasmani dan rohani
- Disiplin dan memiliki komitmen kerja
- Bersedia bekerja dengan sistem kontrak
- Bersedia mengikuti pelatihan dan lulus di atas passing grade
- Mampu berbahasa Indonesia dengan baik serta membaca dan menulis huruf latin
- Mampu berkomunikasi dengan baik
- Pendidikan minimal SMA/sederajat, diutamakan mahasiswa atau sarjana
- Berdomisili di wilayah pendataan
- Berusia 18–50 tahun saat registrasi
- Memiliki dan mampu menggunakan komputer, gadget, tablet, atau smartphone
- Memiliki dan mampu mengendarai kendaraan bermotor
- Mampu bekerja sama dengan tim, pegawai BPS, aparat desa/kelurahan, hingga pengurus SLS
- Melakukan registrasi mandiri melalui Sobat BPS
Sementara itu, proses pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi Mitra BPS atau aplikasi SOBAT BPS. Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
- Buka situs https://mitra.bps.go.id/ atau aplikasi lalu pilih menu registrasi akun baru
- Masukkan NIK sesuai e-KTP, email aktif, dan buat password
- Aktivasi akun melalui tautan yang dikirim ke email
- Login dan lengkapi profil serta unggah dokumen yang dibutuhkan
- Isi formulir pendaftaran termasuk video perkenalan
- Pilih kegiatan "Rekrutmen Mitra Statistik 2026" atau SE2026
Calon peserta disarankan segera mendaftar sebelum masa registrasi ditutup.
Melansir laman resmi, jadwal rekrutmen Mitra BPS untuk Sensus Ekonomi 2026 dimulai dengan tahap Seleksi Registrasi pada 8–11 Mei 2026 dan dilanjutkan Seleksi Administrasi pada 8–12 Mei 2026.
Setelah itu, peserta yang lolos administrasi akan mengikuti Seleksi Tes Kompetensi pada 13–18 Mei 2026 untuk mengukur kemampuan dasar dan kesiapan menjadi petugas sensus.
Tahapan berikutnya adalah Seleksi Akhir yang berlangsung pada 15–19 Mei 2026 sebelum peserta diminta melakukan submit Pakta Integritas pada 20–22 Mei 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh
-
Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?
-
The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan