Lifestyle / Komunitas
Minggu, 24 Mei 2026 | 12:20 WIB
film Pesta Babi (YouTube/Redaksi JubiTV)
Baca 10 detik
  • Film dokumenter Pesta Babi resmi dirilis secara gratis di kanal YouTube Redaksi JubiTV dan Watchdoc.
  • Karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale ini menyoroti dampak ekspansi perkebunan besar terhadap masyarakat adat Papua.
  • Film investigatif ini memicu diskusi luas mengenai isu lingkungan, hak masyarakat adat, serta pembangunan strategis di Indonesia.
film Pesta Babi (YouTube/Indonesia Baru)

Film Pesta Babi resmi dirilis di beberapa kanal YouTube besar, salah satu yang paling populer adalah kanal Watchdoc Documentary dan Redaksi JubiTV.

Judul lengkap yang bisa dicari: “PESTA BABI: Kolonialisme di Zaman Kita - (Official Full Movie)”. Video ini telah ditonton jutaan kali hanya dalam waktu singkat sejak diunggah.

Kelebihan menonton di YouTube:

  • Gratis sepenuhnya
  • Bisa ditonton kapan saja dan diulang
  • Tersedia subtitle dalam beberapa bahasa (termasuk Inggris untuk penonton internasional)
  • Kualitas hingga 1080p

Sebelum dirilis resmi di platform digital, film Pesta Babi sempat menggelar ratusan sesi nobar (nonton bareng) di berbagai daerah. Sayangnya, beberapa acara sempat dibubarkan, yang justru membuat film ini semakin viral dan dibicarakan publik.

Dampak dan Reaksi Publik

film Pesta Babi (YouTube/Indonesia Baru)

Meski durasinya hanya sekitar 1,5 jam, dampak film ini jauh lebih panjang. Banyak penonton yang menyatakan tergerak, marah, sekaligus sedih setelah menonton.

Diskusi publik pun merebak di media sosial, dengan topik utama seputar pembangunan berkelanjutan, hak masyarakat adat, dan peran militer dalam proyek-proyek strategis nasional.

Bagi yang tertarik dengan isu lingkungan, hak asasi manusia, dan dokumenter berkualitas, film Pesta Babi adalah tontonan wajib. Dengan durasi 95 menit, film ini berhasil menyampaikan pesan kuat tanpa membuat penonton kelelahan.

Baca Juga: Film Pesta Babi Kian Lantang, Kini Tayang Legal di YouTube, Nobar Yuk!

Load More