- Film dokumenter Pesta Babi resmi dirilis secara gratis di kanal YouTube Redaksi JubiTV dan Watchdoc.
- Karya Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale ini menyoroti dampak ekspansi perkebunan besar terhadap masyarakat adat Papua.
- Film investigatif ini memicu diskusi luas mengenai isu lingkungan, hak masyarakat adat, serta pembangunan strategis di Indonesia.
Film Pesta Babi resmi dirilis di beberapa kanal YouTube besar, salah satu yang paling populer adalah kanal Watchdoc Documentary dan Redaksi JubiTV.
Judul lengkap yang bisa dicari: “PESTA BABI: Kolonialisme di Zaman Kita - (Official Full Movie)”. Video ini telah ditonton jutaan kali hanya dalam waktu singkat sejak diunggah.
Kelebihan menonton di YouTube:
- Gratis sepenuhnya
- Bisa ditonton kapan saja dan diulang
- Tersedia subtitle dalam beberapa bahasa (termasuk Inggris untuk penonton internasional)
- Kualitas hingga 1080p
Sebelum dirilis resmi di platform digital, film Pesta Babi sempat menggelar ratusan sesi nobar (nonton bareng) di berbagai daerah. Sayangnya, beberapa acara sempat dibubarkan, yang justru membuat film ini semakin viral dan dibicarakan publik.
Dampak dan Reaksi Publik
Meski durasinya hanya sekitar 1,5 jam, dampak film ini jauh lebih panjang. Banyak penonton yang menyatakan tergerak, marah, sekaligus sedih setelah menonton.
Diskusi publik pun merebak di media sosial, dengan topik utama seputar pembangunan berkelanjutan, hak masyarakat adat, dan peran militer dalam proyek-proyek strategis nasional.
Bagi yang tertarik dengan isu lingkungan, hak asasi manusia, dan dokumenter berkualitas, film Pesta Babi adalah tontonan wajib. Dengan durasi 95 menit, film ini berhasil menyampaikan pesan kuat tanpa membuat penonton kelelahan.
Baca Juga: Film Pesta Babi Kian Lantang, Kini Tayang Legal di YouTube, Nobar Yuk!
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Kenali Undertone Kulitmu, Ini 5 Cara Mencegah agar Bedak Tidak Flashback di Kamera
-
Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2026
-
6 Shio Bebas dari Masa Sulit dan Ketiban Hoki Besar di Minggu 24 Mei 2026
-
7 Cara Cek Bansos Kemensos yang Mudah dan Akurat 2026, Cek Namamu di Sini!
-
Bukan Sekadar Olahraga, Footgolf Jadi Cara Baru Cari Sehat Sekaligus Bangun Relasi
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Race Day, Alternatif Adidas Adizero Versi Murah
-
5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Cara Mudah Cek Penerima Bansos BPNT 2026 Lewat HP, Segera Cair Bulan Ini
-
Link Nonton Film Pesta Babi Full Movie di YouTube secara Gratis dan Legal
-
5 Produk Complexion di Indomaret, Bikin Makeup Mulus dan Tahan Lama