- Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
- Nanik S Deyang menggantikan Dadan Hindayana sebagai Kepala BGN baru.
- Nanik menerima gaji dan tunjangan jabatan setingkat menteri.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru pada 2 Juni 2026. Ia menggantikan Dadan Hindayana yang dicopot dari jabatannya.
Penunjukan ini menjadi perhatian publik, tidak hanya karena latar belakang Nanik sebagai mantan jurnalis dan politikus, tetapi juga karena besaran gaji dan fasilitas yang menyertainya sebagai pemimpin lembaga setingkat menteri. Lantas berapa gaji Nanik S Deyang?
Profil Nanik S Deyang
Nanik Sudaryati Deyang lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 3 Januari 1968. Ia lulusan S1 Biologi Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) angkatan 1983 dan melanjutkan S2 Magister Ilmu Kehutanan di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Karier awalnya sebagai wartawan senior di Tabloid Bangkit, kemudian terjun ke dunia politik.
Ia aktif mendukung Prabowo Subianto sejak Pilpres 2019 dan sempat menjabat Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (2024-2029), Komisaris Independen PT Pertamina (2025), serta Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi sejak September 2025.
Dengan pengalaman tersebut, Nanik diharapkan mampu memperbaiki tata kelola BGN, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat menuai kritik terkait kasus keracunan makanan, keterlambatan gaji petugas, dan efisiensi anggaran.
Besaran Gaji Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Sebagai Kepala BGN, Nanik S Deyang mendapat remunerasi setara dengan menteri karena jabatannya setingkat menteri sesuai Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 tentang Badan Gizi Nasional.
Baca Juga: Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2000 (perubahan dari PP Nomor 50 Tahun 1980):
Gaji pokok: Rp5.040.000 per bulan.
Selain itu, ia berhak atas berbagai tunjangan operasional dan fasilitas negara, antara lain:
- Tunjangan jabatan dan representasi sekitar Rp13.608.000 per bulan.
- Total gaji dan tunjangan bulanan diperkirakan mencapai Rp18.648.000 sekitar Rp18,6 juta.
Fasilitas tambahan meliputi:
- Rumah jabatan resmi.
- Kendaraan dinas beserta sopir.
- Jaminan kesehatan (asuransi).
- Tunjangan komunikasi, listrik, air, dan keamanan.
- Biaya perjalanan dinas dan protokol keamanan.
Jumlah ini belum termasuk tunjangan kinerja (tukin) yang bisa bertambah tergantung capaian target program BGN, terutama penurunan stunting dan perluasan MBG di seluruh Indonesia.
Perlu dicatat bahwa gaji pokok menteri dan pejabat setingkat menteri memang relatif rendah dibandingkan standar swasta atau BUMN level tinggi. Kompensasi utama sering datang dari fasilitas negara dan tunjangan non-tunai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?