- Wamen Imipas Silmy Karim resmi ditahan KPK terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan dokumen Imigrasi.
- Sebelum jadi tersangka, Silmy Karim memiliki rekam jejak mentereng bahkan sempat menempati posisi strategis di BUMN dan Kementerian.
- Intip lika-liku perjalanan karier Silmy Karim hingga kasus yang membuatnya menjadi tahanan KPK.
Suara.com - Gedung Merah Putih KPK kembali menjadi saksi jatuhnya salah satu pejabat teras negeri. Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim ditahan KPK karena kasus dugaan pemerasan pengurusan dokumen Imigrasi.
Silmi Karim terpantau mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dengan tangan terborgol saat digiring ke mobil tahanan pada Kamis (4/6/2026) pagi.
Langkah ini diambil setelah drama penyerahan diri menjelang tengah malam pada Rabu (3/6) menyusul operasi senyap yang membongkar praktik lancung di lingkungan yang dipimpinnya.
Kasus Silmy Karim
Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar KPK pada 2–3 Juni 2026 di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
Total ada 17 orang yang diamankan, termasuk pejabat Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat serta pihak swasta yang terlibat dalam pengurusan dokumen keimigrasian.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa operasi senyap ini berkaitan dengan dugaan suap pengurusan izin tinggal Warga Negara Asing (WNA). Dalam operasi ini, KPK turut menyita sejumlah barang bukti.
Dari serangkaian penyelidikan dan bukti yang diperoleh penyidik, Silmy Karim diduga terlibat dalam tindak pemerasan pengurusan dokumen Imigrasi saat dirinya masih menjabat sebagai Dirjen Imipas 2023-2024.
Ia dan tujuh orang lainnya resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Penahanan pria yang dikenal sebagai ahli industri pertahanan dan ekonom itu pun diwarnai drama.
Dalam prosesnya, Silmy Karim yang sempat dicari oleh penyidik pada Rabu sore akhirnya menyerahkan diri pukul 22.38 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan intensif semalaman, ia keluar dari ruang penyidik dengan rompi oranye tahanan KPK.
Baca Juga: Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim
Rekam Jejak Silmy Karim
Sebelum tersandung kasus korupsi, Silmy Karim merupakan seorang profesional dan birokrat dengan rekam jejak mentereng di sektor pertahanan dan korporasi negara.
Bahkan ia sempat menempati jabatan strategis di perusahaan pelat merah dengan citra yang dikenal luas oleh publik.
Berikut adalah perjalanan karier strategis Silmy Karim:
- Sektor Pertahanan: Pria kelahiran di Tegal, 19 November 1974, mengawali kiprahnya di lingkaran pemerintahan sebagai Anggota Tim Pakar Manajemen Pertahanan Kementerian Pertahanan (2010–2014) dan Staf Ahli Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antarlembaga di Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).
- Direktur Utama PT Pindad (Persero) (2014–2016): Silmy Karim mendongkrak popularitas dan produktivitas industri alutsista dalam negeri.
- Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero) (2016–2018): Ia melakukan restrukturisasi besar-besaran di perusahaan manufaktur alat berat ini.
- Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (2018–2022): Prestasi paling monumental Silmy Karim yakni membawa raksasa baja nasional ini meraup keuntungan setelah menderita kerugian beruntun selama delapan tahun.
- Direktur Jenderal Imigrasi (2023–2024): Sukses di BUMN membawanya masuk ke jajaran Kementerian Hukum dan HAM sebagai Dirjen Imigrasi, di mana ia menelurkan kebijakan Golden Visa.
- Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (2024– Juni 2026): Seiring pemekaran kementerian di era pemerintahan baru, Silmy Karim dilantik untuk mendampingi Menteri Agus Andrianto.
Ironisnya, rekam jejak panjang di sektor tata kelola dan integritas korporasi tersebut runtuh akibat kongkalikong izin tinggal ekspatriat. Silmy kini harus menghadapi proses hukum kasus dugaan korupsi dari balik sel tahanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol
- 11 Pilihan HP Murah Bujet Rp1-2 Juta, Spek dan Performa Terbaik untuk Multitasking
- 6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Babak I Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Tanpa Gol Kinerja Wasit Disorot
-
Dua Kata Trump untuk Messi, Kode buat Argentina Juara Piala Dunia 2026?
-
Alasan FIFA Tunjuk Wasit Kontroversial Slavko Vincic di Final Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Juara Bakal Diguyur Rp800 Miliar
-
Kekacauan Final Piala Dunia 2026: Fans Argentina Nekat Nyebrang Jalan Tol karena Banjir
-
Dukung Free Palestina, Kiper Spanyol Ogah Jabat Tangan Trump Usai Final Piala Dunia 2026
-
Final Piala Dunia 2026: Jersey Spesial Argentina, Messi Kenakan Patch Legacy
-
Jelang Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Unggah Pesan Menyentuh dari Masa Kecil
-
Nonton Di Sini! Link Steaming Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina
-
Susunan Pemain Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Scaloni Buat Kejutan