Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 05 Juni 2026 | 14:15 WIB
Ilustrasi terlalu lama duduk. (Unsplash.com/Bonnie Kittle)
Baca 10 detik
  • Duduk terlalu lama merupakan kebiasaan yang umum terjadi, terutama pada pekerja kantoran, pelajar, dan pengguna komputer.
  • Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa duduk lebih dari 6–8 jam per hari secara rutin berkaitan dengan peningkatan risiko berbagai masalah kesehatan, terutama jika kurang beraktivitas fisik.
  • Karena itu, penting memahami dampak duduk sepanjang hari, termasuk kaitannya dengan kenaikan berat badan dan gangguan kesehatan lainnya.
ilustrasi terlalu lama duduk. (Pexels.com/RDNE Stock project)

4. Kecemasan dan Depresi

Kurangnya aktivitas fisik tidak hanya berdampak pada kesehatan tubuh, tetapi juga kesehatan mental. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang jarang bergerak lebih berisiko mengalami gejala kecemasan dan depresi.

Aktivitas fisik secara teratur diketahui dapat membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres. Karena itu, membatasi waktu duduk dan lebih banyak bergerak dapat mendukung kesehatan mental secara keseluruhan.

5. Penyakit Jantung

Duduk terlalu lama dapat mengganggu sirkulasi darah karena darah cenderung menumpuk di kaki. Akibatnya, aliran darah yang kembali ke jantung berkurang sehingga jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

Selain itu, efek lain dari gaya hidup sedentari seperti resistensi insulin, peradangan, dan gangguan metabolisme juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Beberapa penelitian bahkan menemukan bahwa semakin lama seseorang duduk menonton televisi, semakin tinggi risiko penyakit kardiovaskular dan stroke.

6. Risiko Kanker

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan duduk terlalu lama dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

Baca Juga: 6 Alasan Mengapa Kamu Suka Menggoyangkan Kaki Saat Duduk, Ada Hubungannya dengan Kepribadian?

Risiko tersebut antara lain ditemukan pada kanker usus besar, endometrium, ovarium, serta beberapa jenis kanker lainnya.

Para ahli menduga hal ini berkaitan dengan perubahan hormon, resistensi insulin, dan peradangan kronis yang dipicu oleh kurangnya aktivitas fisik. Kondisi-kondisi tersebut dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan sel kanker.

7. Bahu dan Leher Kaku

Duduk dalam posisi yang sama selama berjam-jam dapat membuat otot bahu dan leher menjadi tegang. Risiko ini semakin besar jika Anda sering membungkuk saat bekerja di depan komputer atau menggunakan ponsel.

Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ponsel saat duduk memiliki kaitan kuat dengan munculnya nyeri leher.

Semakin lama posisi tubuh tidak berubah, semakin besar pula kemungkinan timbul rasa kaku dan tidak nyaman pada area tersebut.

8. Varises

Duduk terlalu lama dapat menyebabkan darah berkumpul di pembuluh darah kaki akibat sirkulasi yang kurang lancar. Kondisi ini dapat memicu munculnya varises atau pembuluh darah yang tampak menonjol di permukaan kulit.

Meski umumnya tidak berbahaya, varises dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu penampilan.

Dalam kasus tertentu, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko komplikasi yang lebih serius, seperti pembekuan darah.

Load More