- Dadan Hindayana menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pertama sejak 19 Agustus 2024.
- Presiden Prabowo Subianto mencopot jabatan Dadan Hindayana.
- Dadan Hindayana ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi MBG oleh Kejagung.
Suara.com - Nama Dadan Hindayana menjadi sorotan usai dicopot dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kejaksaan Agung.
Banyak yang bertanya-tanya tentang latar belakangnya, terutama apakah Dadan Hindayana berasal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI)?
Jawabannya tegas: Dadan Hindayana bukan TNI. Ia adalah seorang akademisi dan pakar entomologi yang berasal dari dunia pendidikan tinggi, khususnya Institut Pertanian Bogor (IPB).
Rekam Jejak Dadan Hindayana
Dadan Hindayana lahir pada 10 Juli 1967 di Garut, Jawa Barat. Ia menamatkan pendidikan SMA di Cimahi dan melanjutkan studi S1 di Fakultas Pertanian IPB, jurusan Proteksi Tanaman (Hama dan Penyakit Tumbuhan), lulus tahun 1990 sebagai lulusan terbaik.
Prestasinya membawanya ke Jerman untuk melanjutkan pendidikan. Ia menyelesaikan program penyetaraan di Universitas Bonn (1995-1997) dan meraih gelar Doktor (S3) di bidang Entomologi Terapan dari Leibniz Universität Hannover pada tahun 2000.
Fokus keilmuannya adalah ilmu serangga (entomologi), yang relevan dengan proteksi tanaman.
Sebelum terjun ke birokrasi, Dadan membangun karier panjang sebagai dosen di Departemen Proteksi Tanaman IPB sejak 1992. Ia naik jabatan hingga menjadi Lektor dan dikenal sebagai figur yang berdedikasi di bidang akademik.
Pengalamannya di dunia pendidikan dan penelitian membuatnya dipercaya untuk memimpin lembaga baru seperti BGN. Pada 19 Agustus 2024, Presiden Joko Widodo melantiknya sebagai Kepala BGN pertama melalui Keppres Nomor 94P Tahun 2024.
Baca Juga: Usut Proyek BGN Era Dadan Hindayana, Kejagung Temukan Vendor Konveksi Suplai 21 Ribu Motor Listrik
Jabatan ini ia emban hingga era Presiden Prabowo Subianto, sebelum akhirnya dicopot pada 2 Juni 2026.
BGN dibentuk untuk mengawal program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan menyediakan makanan bergizi bagi siswa, balita, dan kelompok rentan lainnya. Sebagai kepala pertama, Dadan bertanggung jawab membangun fondasi lembaga ini.
Selama kepemimpinannya, BGN meluncurkan berbagai inisiatif inovatif, termasuk usulan menu berbasis protein alternatif seperti serangga dan ulat sagu, target konsumsi susu, serta rencana ekspansi program hingga ke pelajar Indonesia di luar negeri seperti Jeddah.
Namun, kepemimpinannya juga diwarnai kontroversi, mulai dari pernyataan publik yang menuai kritik hingga isu pengelolaan anggaran program MBG yang bernilai triliunan rupiah.
Pada 2 Juni 2026, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana beserta dua Wakil Kepala BGN, yaitu Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung. Sehari kemudian, Kejaksaan Agung menetapkan ketiganya sebagai tersangka dugaan korupsi tata kelola MBG.
Dugaan pelanggaran meliputi mark-up pengadaan barang dan jasa, seperti motor listrik, serta praktik jual beli titik SPPG (dapur MBG). Potensi kerugian negara disebut mencapai triliunan rupiah. Dadan dan rekan-rekannya ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut.
Kehadiran Dadan Hindayana di BGN sempat menjadi angin segar karena membawa perspektif ilmiah ke dalam program gizi nasional. Namun, kasus yang menimpanya menimbulkan pertanyaan besar tentang tata kelola lembaga baru dan pengawasan program strategis pemerintah seperti MBG.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Anggaran Perpusnas Dipangkas Separuh, Perut Dikenyangkan Otak Dibiarkan
-
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia: Doktrin Operasional Penting
-
Oknum Honorer Pengadilan Agama Diduga Pesta Narkoba di Kafe Wilayah Kampar
-
Gemini Cocok dengan Zodiak Apa? Ini 6 Pasangan yang Paling Serasi Menurut Astrologi
-
Nathalie Holscher Nikah Besok, Undangan Akad hingga Resepsi Terungkap
-
MU Datangkan Pemain Indonesia Keturunan Jerman
-
Trading Otomatis: Cara TradingPRO Buka Peluang Membangun Kekayaan bagi melalui Copy Trading
-
Apakah Agustus 2026 Ada Long Weekend? Ini Daftar Tanggal Merah Bulan Depan
-
Atlet Golf Perempuan Jesslyn Wijaya Diduga Jadi Korban Penculikan di Restoran Jakarta
-
Shio Tikus Cocoknya Kerja Apa? Ini Karir yang Dinilai Paling Cuan