- Dr. Timothy Astandu menjadi orang pertama berpaspor Indonesia yang berhasil mengunjungi 197 negara serta wilayah di dunia.
- Perjalanan tersebut dilakukan untuk melakukan observasi langsung guna memverifikasi stereotipe dan memahami perilaku masyarakat secara mendalam.
- Pengalaman tersebut melatarbelakangi pendirian perusahaan riset Populix pada tahun 2018 untuk mendemokratisasi akses data masyarakat di Indonesia.
Selain membongkar stereotipe tentang negara-negara tertentu, perjalanan tersebut juga membawanya pada kesimpulan menarik mengenai hubungan antara kemakmuran dan kebahagiaan.
Timothy menemukan bahwa negara dengan tingkat ekonomi tinggi belum tentu memiliki masyarakat yang lebih bahagia dibanding negara berkembang atau negara yang sering dipandang sebelah mata.
"Tidak berarti negara yang ekonominya lebih maju itu lebih bahagia. Bahkan kadang negara-negara yang sering dipandang sebelah mata, masyarakatnya terlihat lebih bahagia," ujarnya.
Menurutnya, faktor-faktor seperti kesederhanaan hidup, kedekatan sosial, hingga rasa syukur sering kali berperan besar dalam membentuk kebahagiaan seseorang.
Temuan tersebut kemudian memperkuat keyakinannya bahwa memahami manusia tidak bisa hanya mengandalkan data ekonomi semata.
Dari Perjalanan Dunia ke Populix
Semangat menjelajah dan membangun Populix ternyata berangkat dari sumber yang sama, yakni rasa ingin tahu terhadap manusia.
Bersama dua rekannya, Timothy mendirikan Populix pada 2018 dengan misi mendemokratisasi akses data dan riset di Indonesia.
Nama Populix sendiri berasal dari frasa Latin vox populi yang berarti "suara rakyat". Filosofi tersebut menjadi fondasi perusahaan dalam menyediakan akses terhadap data dan opini masyarakat secara lebih luas.
Baca Juga: Kasus Riset Palsu di Denmark, Mendiktisaintek Temukan Dugaan Pencatutan Nama Kampus
Salah satu layanan yang dikembangkan adalah PopSurvey, platform survei mandiri yang memungkinkan pengguna menyusun kuesioner, menentukan target responden, hingga memperoleh hasil riset secara cepat dari jaringan lebih dari 1,3 juta responden.
Terbaru, Populix juga menghadirkan AskLumia, platform riset berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pengguna menguji berbagai hipotesis menggunakan responden sintetis sebelum melakukan penelitian lanjutan.
"AskLumia adalah versi ringkas dari apa yang saya lakukan selama bertahun-tahun: memahami manusia dari berbagai penjuru dunia, dengan cepat, tanpa hadir secara langsung," kata Timothy.
Bagi Timothy, perjalanan ke 197 negara bukan sekadar pencapaian pribadi. Pengalaman tersebut menjadi laboratorium hidup yang memperkaya cara pandangnya terhadap manusia, budaya, dan cara masyarakat mengambil keputusan—pelajaran yang kini ia bawa ke dunia riset dan teknologi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
-
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen
-
Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi