- Ahli dermatologi menyarankan penggunaan minimal SPF 30 PA+++ untuk melindungi kulit dari radiasi UVA saat beraktivitas di dalam ruangan.
- SPF 50 diperlukan jika berada di dekat jendela besar, setelah eksfoliasi, atau memiliki masalah hiperpigmentasi pada kulit wajah.
- Produk dengan kandungan zat besi oksida atau antioksidan efektif melindungi kulit dari paparan blue light layar perangkat digital.
Suara.com - Sunscreen dianjurkan tidak hanya dipakai saat berada di luar ruangan, tapi juga di dalam ruangan. Namun pertanyaannya, kalau dalam ruangan butuh sunscreen SPF berapa?
Memilih angka SPF (Sun Protection Factor) yang salah bukan hanya soal pemborosan produk, tapi juga kenyamanan kulit.
Menggunakan SPF yang terlalu tinggi dengan tekstur berat di dalam rumah seringkali memicu komedo dan jerawat.
Sebaliknya, SPF yang terlalu rendah mungkin tidak cukup menangani paparan UVA dari jendela.
Lantas, apakah butuh proteksi maksimal seperti saat ke pantai dengan SPF 50+ atau cukup dengan kadar rendah SPF 15 atau 30 karena merasa terlindungi oleh tembok bangunan?
Agar tidak salah langkah, simak panduan lengkap memilih kadar SPF sunscreen untuk penggunaan indoor berikut ini.
1. Memahami Angka SPF: Berapa Banyak yang Kita Butuhkan?
Secara teknis, angka SPF menunjukkan seberapa lama kulit Anda terlindungi dari sinar UVB (sinar yang membakar permukaan kulit) dibandingkan jika tidak memakai pelindung sama sekali.
- SPF 15: Memblokir sekitar 93% sinar UVB.
- SPF 30: Memblokir sekitar 97% sinar UVB.
- SPF 50: Memblokir sekitar 98% sinar UVB.
Untuk penggunaan di dalam ruangan, para ahli dermatologi umumnya menyarankan minimal SPF 30.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Sunscreen yang Cocok untuk Semua Jenis Kulit, Lengkap dengan Kelebihannya
Sebab meskipun selisih persentase perlindungannya kecil, SPF 30 dianggap sebagai "titik aman" untuk menoleransi kesalahan aplikasi.
Contohnya seperti mengoleskan terlalu tipis yang sering dilakukan saat di rumah.
2. Jangan Hanya Lihat SPF, Perhatikan Label "PA"
Di dalam ruangan, musuh utama kita bukanlah UVB (yang diblokir kaca jendela), melainkan UVA yang menyebabkan penuaan dini dan flek hitam.
Di sinilah label PA (Protection Grade of UVA) menjadi krusial.
Saat memilih sunscreen indoor, pastikan produk tersebut memiliki label Broad Spectrum dengan minimal PA+++.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
4 Skin Tint Mengandung SPF, Lengkap dengan Harga dan Review Pengguna
-
5 Krim Kolagen Penghilang Flek Hitam, Bantu Kulit Lebih Cerah dan Kenyal
-
Tetap Pakai Sunscreen di Dalam Ruangan: Penting atau Hanya Gimmick Marketing?
-
Syarat Daftar PPPK Kemensos 2026, untuk Formasi Guru Sekolah Rakyat
-
Lipstik Nude Apa yang Gak Bikin Wajah Pucat? Ini Tips Memilih Produk yang Tepat
-
4 Serum Mengandung Kolagen untuk Mengencangkan Wajah, Lengkap dengan Review Pengguna
-
Empat Dekade Dipantau Satelit, Hutan Mangrove Dunia Menunjukkan Tanda-Tanda Pemulihan
-
5 Sunscreen yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui, Kulit Glowing Bebas Flek Hitam
-
3 Bedak Loose Powder Tahan Lama Rekomendasi MUA, Makeup Awet Seharian
-
Berapa Harga Parfum Mykonos? Ini 4 Rekomendasi Produk Terbaiknya Menurut Review