Lifestyle / Komunitas
Selasa, 09 Juni 2026 | 19:22 WIB
Ilustrasi parfum (Freepik)
Baca 10 detik
  • Parfum yang sudah kedaluwarsa biasanya mengalami perubahan aroma menjadi asam atau berbau tengik.
  • Perubahan warna menjadi keruh dan kental menandakan bahwa formula parfum telah rusak.
  • Penggunaan parfum kedaluwarsa pada kulit dapat memicu risiko iritasi serta alergi serius.

Suara.com - Parfum menjadi salah satu produk yang digunakan untuk menunjang penampilan dan meningkatkan rasa percaya diri.

Namun, tidak banyak orang menyadari bahwa parfum juga memiliki masa simpan yang terbatas dan kualitasnya bisa menurun seiring waktu.

Parfum memang tidak memiliki tanggal kedaluwarsa ketat seperti makanan, tetapi seiring waktu komposisinya bisa berubah karena faktor oksidasi, cahaya, panas, dan udara.

Umumnya, parfum bertahan 3–5 tahun setelah dibuka jika disimpan dengan baik. Namun, ketika sudah rusak, kualitas dan keamanannya menurun.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah parfum sudah kedaluwarsa?

Mengenali tanda-tanda parfum yang sudah tidak layak pakai penting dilakukan agar aroma tetap maksimal dan kulit terhindar dari risiko iritasi.

Berikut lima tanda parfum kedaluwarsa yang perlu diperhatikan.

1. Aroma Berubah Drastis

Wangi semula yang segar, floral, atau woody berubah menjadi asam, tengik, alkohol kuat, atau bahkan bau tidak sedap seperti cuka. Ini pertanda molekul aroma telah teroksidasi.

Baca Juga: Perbedaan Parfum dan Cologne, Mana yang Wanginya Lebih Tahan Lama?

2. Warna Jadi Lebih Gelap dan Keruh

Parfum bening atau berwarna terang yang berubah kuning pekat, cokelat, atau keruh menandakan reaksi kimia akibat paparan cahaya dan oksigen.

3. Tekstur Berubah

Cairan yang semula ringan dan jernih menjadi lebih kental, ada endapan, atau terlihat berlapis. Ini menunjukkan kestabilan formula sudah terganggu.

Ilustrasi Parfum Wanita (pixabay)

4. Daya Tahan Menurun

Parfum hanya bertahan sebentar di kulit atau hilang dalam hitungan menit, padahal ketika membeli baru bisa tahan berjam-jam.

Load More