Lifestyle / Komunitas
Senin, 15 Juni 2026 | 11:30 WIB
Kerajinan dengan kain perca (Pexels/Tahir Xəlfə)

“Saya ingin mereka tahu bahwa orang-orang telah membicarakan masalah ini selama lebih dari seratus tahun, dan ini adalah masalah yang terus berlanjut. Kita bukanlah yang pertama bergulat dengan masalah ini, dan selalu ada tanggapan kritis terhadapnya,” ujarnya.

Ia juga melihat meningkatnya minat generasi muda terhadap aktivitas seperti memperbaiki pakaian, merajut, hingga membeli pakaian bekas sebagai bentuk respons terhadap budaya konsumsi yang semakin cepat.

Menurutnya, praktik-praktik tersebut menunjukkan keinginan untuk kembali pada cara menggunakan barang yang lebih panjang umur.

“Saya rasa mereka ingin kembali ke masa ketika Anda tidak membuang barang, tetapi menyimpannya dan menemukan cara untuk menggunakannya kembali. Mereka ingin membuat barang sendiri,” tambahnya.

Untuk memperluas pendekatan tersebut, Korda dan tim penelitinya mengembangkan platform Crafting Communities yang menyediakan materi pembelajaran dan sumber belajar tentang budaya material era Victoria.

Penulis: Vicka Rumanti

Load More