Suara.com - Sisa sayuran di dapur sering kali langsung dibuang ke tempat sampah. Akibatnya, sampah organik terus menumpuk dan menjadi limbah. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2025, sampah sisa makanan menjadi jenis sampah terbesar di Indonesia dengan persentase mencapai 40,76 persen.
Padahal, sebagian sisa bahan makanan rumah tangga masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan kembali. Salah satunya melalui metode regrow, yaitu menanam kembali bagian sayuran yang masih dapat tumbuh sehingga dapat mengurangi limbah sekaligus menghasilkan tanaman baru.
Mengenal Metode Regrow yang Mudah Dilakukan di Rumah
Dilansir dari Gardenary (17/6/2026), prinsip regrow cukup sederhana. Bagian bawah atau bonggol sayuran yang masih segar diletakkan di dalam wadah berisi sedikit air hingga muncul akar dan tunas baru. Setelah itu, tanaman dapat dipindahkan ke media tanam agar tumbuh lebih optimal.
Teknik ini dapat dilakukan hampir di mana saja, mulai dari halaman rumah, balkon, hingga dekat jendela yang memperoleh sinar matahari. Dengan biaya yang sangat minim, metode ini menjadi langkah awal yang mudah bagi siapa saja yang ingin mulai berkebun di rumah.
Jenis Sayuran yang Bisa Ditumbuhkan Kembali
Beberapa jenis sayuran yang relatif mudah ditumbuhkan kembali antara lain daun bawang, seledri, sawi, selada, dan pakcoy. Daun bawang menjadi salah satu pilihan favorit karena hanya membutuhkan sisa akar sepanjang beberapa sentimeter untuk menghasilkan daun baru dalam waktu singkat.
Selain itu, bagian atas wortel maupun bit juga dapat ditanam kembali untuk menghasilkan daun yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan, meskipun tidak akan membentuk umbi baru seperti sebelumnya.
Agar proses regrow berhasil, air sebaiknya diganti setiap dua hingga tiga hari untuk mencegah pembusukan. Tanaman juga perlu ditempatkan di lokasi yang terang, tetapi tidak terkena paparan sinar matahari langsung sepanjang hari. Setelah akar tumbuh kuat, tanaman dapat dipindahkan ke pot berisi campuran tanah dan kompos agar pertumbuhannya semakin baik.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Sayur yang Mudah Ditanam di Pot, Lahan Sempit Bukan Halangan
Langkah Sederhana Menuju Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Menurut Zero Waste Indonesia (17/6/2026), memanfaatkan sisa sayuran untuk ditanam kembali merupakan salah satu cara sederhana mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Kebiasaan ini dapat mengurangi limbah dapur sekaligus menghemat kebutuhan membeli bibit tanaman.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan barang bekas, seperti botol atau wadah air mineral, sebagai pengganti pot sehingga penggunaan barang sekali pakai dapat ditekan. Meskipun hasil panennya tidak selalu sebanyak tanaman yang ditanam dari benih, metode regrow tetap menjadi cara yang menyenangkan untuk mengenalkan aktivitas berkebun sekaligus mengurangi sampah organik yang dihasilkan setiap hari.
Penulis: Natasha Suhendra
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus