- Badan Kebudayaan Nasional menyelenggarakan Lomba Pidato Bung Karno tahun 2026 untuk mengedukasi generasi muda tentang nilai perjuangan bangsa.
- Peserta dari berbagai kalangan hingga usia 40 tahun wajib mengunggah video pidato kreatif berdurasi satu menit ke Instagram.
- Kompetisi ini akan berakhir pada 26 Juni 2026 dengan total hadiah sebesar Rp16 juta bagi para pemenang terpilih.
Suara.com - Badan Kebudayaan Nasional (BKN) kembali menggelar Lomba Pidato Bung Karno sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Peringatan Bulan Bung Karno 2026.
Kompetisi ini ditujukan untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih mengenal pemikiran dan semangat perjuangan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Ketua Panitia, Stella Maukar, menjelaskan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi dan pengembangan kemampuan berbicara di depan umum.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak untuk menyampaikan kembali pesan-pesan Bung Karno dengan gaya, ekspresi, dan kreativitas masing-masing melalui video pidato berdurasi satu menit.
Menurut Stella, lomba ini diharapkan dapat mendorong para peserta untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan ide dan gagasan yang inspiratif.
Selain itu, kemampuan berpikir kritis dan public speaking juga menjadi salah satu aspek yang ingin dikembangkan melalui kegiatan tersebut, terutama di era media sosial yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.
“Tujuan lomba pidato dalam Bulan Bung Karno ini adalah mendorong generasi muda maupun masyarakat untuk berani menyampaikan gagasan yang membangun, inspiratif, serta meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum maupun melalui media sosial,” ujarnya.
Lomba ini terbuka untuk berbagai kalangan. Mulai dari pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga masyarakat umum dapat mengikuti kompetisi tersebut. Namun, panitia menetapkan batas usia maksimal peserta yakni 40 tahun.
Stella berharap melalui lomba ini masyarakat dapat lebih mudah memahami sejarah perjuangan bangsa sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme.
Baca Juga: Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
Dengan mempelajari dan menyampaikan kembali gagasan-gagasan Bung Karno, peserta diharapkan mampu meneruskan semangat perjuangan serta nilai-nilai kebangsaan kepada generasi penerus.
Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan membuat video pidato atau orasi berdurasi satu menit. Materi pidato dikembangkan dari salah satu kutipan Bung Karno yang telah disediakan oleh panitia.
Kreativitas peserta dalam mengolah pesan menjadi pidato yang menarik akan menjadi salah satu nilai penting dalam penilaian.
Setelah video selesai dibuat, peserta harus mengunggahnya ke akun Instagram pribadi masing-masing. Unggahan wajib menggunakan tagar yang telah ditentukan panitia serta menandai akun Instagram resmi BKN, yaitu @bknpusat.
Peserta juga diminta mencantumkan nama lengkap dan asal daerah pada bagian caption unggahan.
Untuk mendukung nuansa peringatan Bulan Bung Karno, peserta diwajibkan mengenakan pakaian yang sopan. Panitia juga memperbolehkan peserta menggunakan busana yang terinspirasi dari gaya khas Bung Karno sebagai bagian dari kreativitas penampilan.
Lomba ini menyediakan total hadiah sebesar Rp16 juta bagi para pemenang. Sementara itu, batas akhir pengunggahan video lomba ditetapkan pada 26 Juni 2026.
Berita Terkait
-
Kronologi Kasus Dugaan Bagi-Bagi Uang BEM FH UBK Setelah Bertemu Wapres Gibran
-
Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Dugaan Rp20 Juta Usai Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM dan Bentuk Tim Investigasi
-
Pengurus BEM Fakultas UBK yang Tampung Suap Rp20 Juta Terancam Sanksi Akademik
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Belajar Hidup Sehat dari Ery Makmur: Mengubah 'Kecemasan' Menjadi Aksi Nyata Bersama Keluarga
-
3 Bedak Padat Translucent yang Bikin Makeup Flawless, Lengkap Review Pengguna
-
Apakah Ada Parfum Bau Pandan? Ini 3 Rekomendasi Lokal Lengkap dengan Ulasan Pembeli
-
7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini
-
Apakah Sepatu Onitsuka Tiger Terbuat dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan