- Metode kombinasi lari dan jalan cepat (run and walk) dapat meningkatkan performa pelari pemula saat lomba.
- Metode ini efektif membangun kapasitas jantung serta kekuatan otot secara bertahap tanpa memicu stres fisik yang berlebihan.
- Pelari dapat menggunakan formula kombinasi durasi lari dan jalan cepat secara konsisten untuk membangun daya tahan tubuh optimal.
Suara.com - Bagi pemula, pencapaian jarak jauh dan kecepatan tinggi pelari pro sering kali memicu rasa minder. Ada beban mental yang seolah mewajibkan untuk terus berlari tanpa henti sejak garis start hingga finis.
Padahal, ada trik yang jarang dibahas yakni dengan Run and Walk, yang mengombinasikan lari dengan berjalan kaki cepat saat loma.
Strategi sah yang bahkan sering digunakan oleh para pelari di ajang maraton internasional. Hal itu diungkapkan oleh figur publik sekaligus pegiat lari ternama, Melanie Putria.
Melalui kanal YouTube Fit with Mel, Puteri Indonesia 2002 ini menegaskan bahwa dalam sebuah perlombaan 5K, 10K, hingga maraton, berjalan kaki sama sekali bukan sebuah dosa.
"Bukan berarti dalam lomba lari harus lari terus sepanjang jalan. Boleh jalan, tidak apa-apa. Tapi habis jalan untuk istirahat sejenak, terus lanjut lari lagi. Jangan jalan terus atau malah berhenti," ungkap Melanie.
Bagi pemula atau yang ingin menggeluti lari, simak efektivitas metode Run and Walk untuk mendongkrak performa fisik.
Mengapa Metode Run and Walk Justru Menyelamatkan Pemula?
Menurut Melanie, metode ini bukan sekadar trik saat kelelahan, melainkan sebuah jembatan untuk membangun kecintaan dan rasa nyaman terhadap olahraga lari.
Secara fisiologis, metode ini efektif meningkatkan kapasitas kardiovaskular (jantung dan paru-paru) serta kekuatan otot (muscular) secara bertahap tanpa memicu stres berlebih pada tubuh.
"Tidak semua orang suka olahraga lari, dan tidak semua orang kuat terus-menerus lari. Jadi, metode run & walk ini bisa jadi penyelamat kamu yang baru mulai mencintai lari," imbuhnya.
Baca Juga: Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
Panduan Praktis Run and Walk ala Melanie Putria
Untuk mendapatkan hasil optimal dan mencegah cedera, mengombinasikan lari dan jalan tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Melanie Putria membagikan formula bertahap yang bisa praktikkan:
Tahap 1: Metode "1 Menit Lari, 2 Menit Jalan Cepat" (Fase Adaptasi)
Sebagai langkah awal, posisikan durasi berjalan lebih lama daripada berlari. Jadi 1 menit berlari, dan dua menit jalan cepat.
Durasi jalan selama 2 menit berfungsi untuk rest (istirahat), reset (mengembalikan ritme jantung), dan fokus kembali.
"Ingat, itu jalan cepat. Intensitasnya tidak boleh terlalu jomplang dengan saat lari," papar Melanie.
Lakukan kombinasi ini selama 15 menit per sesi, dengan konsistensi 3 kali seminggu. Memasuki minggu kedua, naikkan durasinya menjadi 20 menit per sesi.
Berita Terkait
-
Berapa Harga Sepatu Lari Diadora Ori? Ini 3 Rekomendasi Termurah untuk Daily Run
-
7 Sepatu Lari HOKA yang Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Lebih Terjangkau
-
4 Sunscreen Berlabel Water Resistant, Anti-Luntur saat Olahraga Outdoor!
-
Apakah Sepatu Lari Bisa Dipakai untuk Naik Gunung? Begini Kondisi yang Aman
-
4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT
-
Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga
-
Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?