- Badan Pusat Statistik menyelenggarakan Sensus Ekonomi 2026 untuk mengumpulkan data kegiatan ekonomi nasional secara menyeluruh di Indonesia.
- Kegiatan pendataan door-to-door ini akan dilaksanakan mulai Juni hingga Agustus 2026 dengan melibatkan 190.000 mitra petugas lapangan.
- Petugas sensus akan menerima honorarium berkisar antara Rp2,8 juta hingga Rp5,5 juta berdasarkan kinerja dan wilayah penugasan masing-masing.
Rekrutmen dilakukan secara daring melalui aplikasi Sobat BPS. Syarat umum meliputi:
- Minimal lulusan SMA/sederajat (diprioritaskan mahasiswa dan sarjana).
- Usia produktif, sehat jasmani dan rohani.
- Memiliki smartphone Android (minimal RAM 4GB).
- Bisa mengendarai kendaraan bermotor (motor).
- Bersedia mengikuti pelatihan dan bekerja di lapangan.
Proses seleksi meliputi registrasi, administrasi, tes kompetensi daring, dan pengumuman. Pendaftaran biasanya gratis dan transparan.
Manfaat dan Tantangan
Menjadi petugas SE2026 bukan hanya soal gaji. Partisipasi ini berkontribusi langsung pada pembangunan nasional. Data yang dikumpulkan menjadi dasar kebijakan ekonomi, penyaluran bansos yang tepat sasaran, perencanaan infrastruktur, dan menuju Indonesia Emas 2045.
Bagi individu, ini kesempatan mengasah skill wawancara, manajemen waktu, dan pemahaman ekonomi riil masyarakat.
Tantangannya tidak ringan. Petugas sering menghadapi cuaca ekstrem, penolakan warga terutama saat ditanya pendapatan karena isu privasi atau hoaks pajak, dan target harian yang padat rata-rata 10-13 responden per hari. Diperlukan kesabaran, komunikasi baik, dan integritas tinggi.
Bagi yang tertarik, persiapkan diri sejak dini: latihan tes kompetensi, pahami etika sensus, dan pastikan jadwal tidak bentrok. Honor yang diterima cukup kompetitif untuk pekerjaan kontrak jangka pendek, terutama di daerah dengan UMR rendah.
Secara keseluruhan, gaji Sensus Ekonomi 2026 menawarkan peluang menarik bagi yang siap bekerja keras. Nominal Rp3-5 juta per bulan menjadi daya tarik utama, di samping kontribusi sosial. Pantau informasi resmi dari situs BPS atau kantor BPS daerah setempat agar tidak ketinggalan rekrutmen tambahan.
Baca Juga: Curhat Perantau: Saat Harga Bayam Naik 100%, Bagaimana Kami Bisa Menabung?
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub