- Badan Pusat Statistik menyelenggarakan Sensus Ekonomi 2026 untuk mengumpulkan data kegiatan ekonomi nasional secara menyeluruh di Indonesia.
- Kegiatan pendataan door-to-door ini akan dilaksanakan mulai Juni hingga Agustus 2026 dengan melibatkan 190.000 mitra petugas lapangan.
- Petugas sensus akan menerima honorarium berkisar antara Rp2,8 juta hingga Rp5,5 juta berdasarkan kinerja dan wilayah penugasan masing-masing.
Suara.com - Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi salah satu kegiatan statistik nasional terbesar tahun ini. Kegiatan ini melibatkan puluhan ribu hingga ratusan ribu petugas lapangan atau yang dikenal sebagai Mitra Statistik BPS.
Banyak masyarakat, terutama mahasiswa, fresh graduate, dan masyarakat umum yang mencari penghasilan tambahan, bertanya-tanya: Berapa gaji petugas Sensus Ekonomi 2026?
Menurut pernyataan resmi Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, besaran gaji atau honor petugas berada di kisaran Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan, tergantung wilayah penugasan.
Angka ini bukan bersifat tetap secara nasional, melainkan disesuaikan dengan biaya hidup daerah, tingkat kesulitan medan, dan beban kerja masing-masing petugas.
Rincian Estimasi Gaji/Honor Petugas Sensus Ekonomi 2026
Berdasarkan berbagai sumber dan pola sensus sebelumnya, berikut rincian perkiraan honorarium:
- Mitra Pengolahan/Entri Data (sistem per dokumen): Rp2,8 juta – Rp3,5 juta.
- Pencacah/Pendataan Lapangan (kontrak proyek): Rp3,2 juta – Rp4,2 juta.
- Pengawas/Pemeriksa (PML) (sistem bulanan): Rp4 juta – Rp5 juta.
- Koordinator Tim/Kortim (sistem bulanan): Rp4,5 juta – Rp5,5 juta.
Kisaran umum nasional untuk semua posisi adalah Rp2,8 juta hingga Rp5,5 juta per bulan. Beberapa sumber menyebut potensi lebih tinggi hingga Rp8-10 juta di wilayah tertentu dengan target tinggi atau kondisi khusus, meski ini bersifat estimasi dan sangat bergantung kinerja.
Honorarium ini dibayarkan berdasarkan kinerja, yaitu pencapaian target pendataan, misalnya jumlah usaha atau rumah tangga yang berhasil dicatat. Petugas yang disiplin dan efisien biasanya mendapatkan honor penuh atau bahkan tambahan insentif.
Apa Itu Sensus Ekonomi 2026?
Baca Juga: Curhat Perantau: Saat Harga Bayam Naik 100%, Bagaimana Kami Bisa Menabung?
Sensus Ekonomi 2026 adalah pendataan lengkap seluruh kegiatan ekonomi di Indonesia yang dilakukan setiap 10 tahun sekali.
Tagline #MencatatEkonomiIndonesia mencerminkan tujuannya menyediakan data dasar akurat tentang struktur ekonomi nasional, termasuk usaha mikro, kecil, menengah, hingga besar, ekonomi digital, dan ekonomi lingkungan.
Pendataan lapangan berlangsung secara door-to-door mulai Juni hingga Agustus 2026 (sekitar 2-2,5 bulan efektif), dengan pelatihan sebelumnya.
BPS membutuhkan sekitar 190.000 petugas di seluruh Indonesia. Petugas bukan ASN atau PNS tetap, melainkan mitra kontrak sementara.
Tugas utama meliputi:
- Mendata unit usaha dari rumah ke rumah dan tempat usaha.
- Mengumpulkan informasi tentang pendapatan, aset, penggunaan teknologi digital, jumlah pekerja, dll.
- Mengisi kuesioner melalui aplikasi mobile.
Syarat Menjadi Petugas dan Proses Rekrutmen
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub