Lifestyle / Komunitas
Rabu, 01 Juli 2026 | 15:00 WIB
ilustrasi sepatu lari wanita (freepik/prostooleh)
Baca 10 detik
  • Penggunaan sepatu yang tepat sesuai aktivitas sangat penting untuk mencegah risiko cedera.
  • Sepatu lari dirancang dengan bantalan tebal dan struktur kaku guna meredam benturan tinggi saat melakukan olahraga intens.
  • Sepatu jalan memiliki desain fleksibel, ringan, dan tumit rendah untuk mendukung kenyamanan serta kestabilan saat melangkah santai.

Sepatu jalan: Mengutamakan bobot yang sering kali lebih ringan agar kaki tidak cepat lelah saat dipakai melangkah dalam durasi yang lama.

5. Stabilitas Lateral

Sepatu lari: Aktivitas lari menuntut kontrol gerakan yang ketat agar kaki tidak berputar ke dalam secara berlebihan (overpronation). Sepatu lari pun dibekali teknologi stabilitas yang tinggi di bagian samping.

Sepatu jalan: Fokus pada stabilitas dasar yang merata karena minimnya risiko pergelangan kaki terkilir akibat benturan keras.

Mana yang Harus Dipilih?

Pilihan tergantung aktivitas utama Anda. Untuk jalan kaki santai, power walking, atau aktivitas sehari-hari pilih sepatu jalan.

Sepatu ini lebih fleksibel, mendukung gerakan roll alami, dan mencegah kelelahan pada otot kaki serta sendi. Menggunakan sepatu lari untuk jalan kaki lama bisa terasa terlalu bouncy dan kurang stabil.

Untuk lari, jogging, atau latihan intens wajib pakai sepatu lari. Bantalannya melindungi dari impact tinggi dan mengurangi risiko cedera. Jangan gunakan sepatu jalan untuk lari karena kurangnya cushioning bisa membuat lutut dan tulang kaki cepat pegal.

Baca Juga: 7 Sepatu Lari Diskon di Foot Locker, Potongan Harga hingga 30 Persen

Load More