- Gunung Tambora meletus tahun 1815 dengan skala VEI 7, menyebabkan hingga 92.000 korban jiwa serta perubahan iklim global.
- Letusan Krakatau tahun 1883 memicu tsunami setinggi puluhan meter yang menewaskan 36.417 orang di wilayah Banten dan Lampung.
- Gunung Merapi merupakan gunung paling aktif yang mengancam jutaan penduduk di sekitarnya karena sering mengalami erupsi awan panas.
Beberapa erupsi besar:
- 1930: 1.400 korban jiwa akibat awan panas.
- 1994: Puluhan korban.
- 2010: Sekitar 353-386 orang tewas, 350.000 dievakuasi. Erupsi ini menghancurkan ribuan rumah dan mengubah bentuk puncak gunung.
Merapi sering mengeluarkan awan panas, lahar dingin, dan gempa vulkanik. Ribuan orang tinggal di lerengnya, sehingga risiko selalu tinggi. Meski sistem pemantauan dan evakuasi telah membaik, ancaman tetap ada.
Faktor Lain yang Membuat Gunung Indonesia Mematikan
Selain ketiga gunung tersebut, ada Kelud (letusan 1586 menewaskan ribuan), Semeru, Agung, dan lainnya. Indonesia rentan karena:
- Populasi padat di sekitar gunung api (terutama Jawa).
- Topografi curam yang memicu lahar dan longsor.
- Kurangnya kesadaran masyarakat di masa lalu.
Saat ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memantau ketat dengan teknologi modern. Pendidikan mitigasi, jalur evakuasi, dan larangan mendekati kawah saat status waspada telah menyelamatkan banyak nyawa.
Intinya, tidak ada jawaban tunggal untuk "gunung paling mematikan". Tambora memegang rekor satu letusan paling mematikan, Krakatau untuk tsunami dahsyat, dan Merapi untuk ancaman berkelanjutan. Setiap gunung menyimpan pelajaran berharga tentang kekuatan alam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif