Lifestyle / Komunitas
Senin, 06 Juli 2026 | 11:10 WIB
Ragnar Oratmangoen bergabung dengan Persib Bandung (Suara.com)
Baca 10 detik
  • Istilah diaspora kembali ramai dibahas setelah Ragnar Oratmangoen bergabung dengan Persib Bandung.
  • Kepindahan ke kompetisi domestik membuat Ragnar menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang tidak lagi berstatus diaspora.
  • Simak arti diaspora serta alasan pemain naturalisasi kehilangan status tersebut setelah berkarier di liga lokal.

Sebelumnya sudah ada Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Sandy Walsh yang juga bergabung dengan Persib Bandung. Kemudian ada juga Mauro Zijlstra yang bermain untuk Persija Jakarta, hingga Rafael Struick dan Ivar Jenner yang membela Dewa United.

Meski demikian, hilangnya status diaspora tidak memengaruhi kelayakan pemain untuk membela Timnas Indonesia.

Selama masih memenuhi syarat sebagai warga negara Indonesia dan dipanggil pelatih, pemain tersebut tetap dapat memperkuat skuad Garuda di berbagai ajang internasional, terlepas dari apakah mereka bermain di luar negeri maupun di kompetisi domestik.

Ragnar Oratmangoen (Suara.com)

Beda Diaspora dan Imigran

Istilah diaspora dan imigran sering dianggap memiliki arti yang sama karena sama-sama berkaitan dengan perpindahan penduduk ke luar negeri.

Padahal, keduanya memiliki makna yang berbeda, terutama dari segi identitas, hubungan dengan negara asal, dan tujuan perpindahan.

Perbedaan utama terletak pada cakupan pengertiannya. Menurut KBBI, imigran adalah orang yang datang dari negara lain dan tinggal menetap secara permanen di suatu negara.

Sedangkan diaspora adalah komunitas yang merantau di luar negeri tapi tetap menjaga hubungan sosial, budaya, ekonomi, atau emosional dengan negara asal.

Seseorang dapat menjadi bagian dari diaspora tanpa harus berstatus imigran permanen. Misalnya, mahasiswa, pekerja profesional, atau atlet yang tinggal sementara di luar negeri tapi masih aktif berkontribusi dan mempertahankan identitas dengan negara asal.

Dalam konteks sepak bola Indonesia, istilah diaspora biasanya digunakan untuk pemain berdarah Indonesia yang lahir atau berkarier di luar negeri serta masih memiliki hubungan dengan Indonesia.

Baca Juga: Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia

Ketika pemain tersebut memutuskan bermain di kompetisi domestik, ia umumnya tidak lagi disebut sebagai pemain diaspora karena aktivitas profesionalnya sudah tidak berada di luar negeri, meski status kewarganegaraannya tetap sama.

Load More