- Prinsip feng shui mengatur penataan meja makan sebagai simbol kemakmuran dan kesehatan untuk menciptakan keseimbangan energi positif di rumah.
- Penempatan meja makan idealnya berada di tengah rumah dengan pencahayaan hangat serta menjauh dari pintu utama maupun kamar mandi.
- Meja sebaiknya berbentuk bulat atau oval dan selalu dijaga kebersihannya agar tidak menghambat aliran energi kelimpahan bagi seluruh keluarga.
Suara.com - Dalam ilmu feng shui, ruang makan bukan sekadar tempat menikmati hidangan bersama keluarga. Area ini juga melambangkan kemakmuran, kesehatan, serta keharmonisan antaranggota keluarga. Karena itu, letak meja makan dipercaya dapat memengaruhi aliran energi atau chi di dalam rumah.
Prinsip feng shui tidak dimaksudkan sebagai kepastian ilmiah, melainkan sebagai pedoman penataan ruang tradisional dari Tiongkok yang bertujuan menciptakan keseimbangan dan kenyamanan hunian. Salah satu aspek yang paling diperhatikan adalah posisi meja makan.
Lantas, bagaimana letak meja makan yang baik menurut feng shui? Berikut penjelasannya.
Mengapa Letak Meja Makan Penting Menurut Feng Shui?
Dalam feng shui, meja makan menjadi simbol kelimpahan karena merupakan tempat berkumpulnya makanan yang mencerminkan rezeki. Penataannya dipercaya memengaruhi kualitas hubungan keluarga sekaligus energi positif yang masuk ke dalam rumah.
Praktisi feng shui menyarankan agar area makan terasa nyaman, terang, bersih, dan tidak berada di lokasi yang membuat penghuni merasa terburu-buru atau tidak tenang saat makan.
1. Tempatkan Meja Makan di Area Tengah Rumah
Lokasi terbaik untuk meja makan adalah di area yang mudah dijangkau seluruh anggota keluarga, idealnya berada di antara dapur dan ruang keluarga.
Posisi ini melambangkan keseimbangan serta memudahkan aliran energi positif. Selain itu, penghuni dapat menikmati waktu makan bersama tanpa gangguan aktivitas lain di rumah.
2. Hindari Tepat Menghadap Pintu Utama
Meja makan sebaiknya tidak berada tepat sejajar dengan pintu utama rumah. Dalam feng shui, energi yang masuk melalui pintu depan bergerak cukup cepat sehingga dipercaya dapat mengganggu stabilitas energi di ruang makan.
Jika tata letak rumah tidak memungkinkan, gunakan penyekat dekoratif, rak terbuka, tanaman hias, atau partisi ringan sebagai pembatas agar aliran energi menjadi lebih lembut.
Baca Juga: 5 Tips Menata Sepatu Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar dan Tidak Mental
3. Jangan Berada Tepat di Bawah Balok Langit-Langit
Balok besar yang berada tepat di atas meja makan dianggap menciptakan tekanan energi (sha chi). Posisi tersebut dipercaya dapat memengaruhi kenyamanan penghuni saat makan.
Apabila rumah memiliki balok yang tidak dapat dipindahkan, meja makan sebaiknya digeser ke area lain. Alternatif lain adalah menggunakan plafon tambahan untuk menyamarkan balok tersebut.
4. Hindari Dekat dengan Kamar Mandi
Feng shui menyarankan agar ruang makan tidak berbatasan langsung dengan kamar mandi atau toilet.
Hal ini berkaitan dengan simbol kebersihan dan kesehatan. Jika posisi rumah sudah terlanjur demikian, pastikan pintu kamar mandi selalu tertutup dan area tersebut dijaga tetap bersih untuk meminimalkan gangguan energi.
5. Berikan Pencahayaan yang Hangat
Pencahayaan menjadi elemen penting dalam feng shui. Lampu dengan cahaya hangat di atas meja makan dipercaya mampu menghadirkan suasana akrab sekaligus meningkatkan energi positif.
Sebaliknya, ruang makan yang terlalu gelap dapat membuat suasana terasa suram dan kurang nyaman untuk berkumpul.
Berita Terkait
-
5 Tips Menata Sepatu Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar dan Tidak Mental
-
Ramalan Zodiak 6 Juli 2026: Taurus Siap Ketiban Hoki, Zodiak Lain Harus Ekstra Sabar!
-
5 Tips Menata Dapur Menurut Feng Shui agar Rezeki Lancar dan Energi Positif Mengalir
-
3 Shio yang Menarik Kesuksesan dan Kekayaan Selama 6-12 Juli 2026, Diprediksi Banjir Rezeki
-
6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?
-
5 Cara Layering Serum yang Tepat agar Wajah Glowing dan Skincare Bekerja Maksimal
-
Apa Bedanya Butter dan Margarin? Sering Dikira Sama padahal Beda Fungsinya
-
Fenomena Udang Naik ke Daratan Bisa Jadi Sinyal Gangguan Ekosistem Sungai, Mengapa?
-
2.671 Substrat Karang Dipasang di Kepulauan Seribu, Bisakah Percepat Pemulihan Terumbu Karang?
-
3 Krim Apotek Pencerah Wajah Tanpa Resep Dokter, Ampuh Hempas Noda Hitam
-
5 CCTV Bentuk Bohlam Lampu yang Praktis, Tinggal Putar dan Bisa Lihat Seluruh Ruangan
-
4 Rekomendasi Body Mask Lokal untuk Kulit Lembut Cerah Merata, Lengkap dengan Review
-
Apakah Bedak Kedaluwarsa Masih Boleh Dipakai? Kenali Ciri-Ciri dan Risikonya
-
5 Eye Cream Lokal untuk Hilangkan Garis Halus dan Kerutan, Lengkap dengan Review