- Empat siswa berprestasi dari Wolo, Sulawesi Tenggara, meraih beasiswa ke sekolah unggulan di Purwakarta.
- Program ini bertujuan memeratakan akses pendidikan berkualitas bagi pelajar di wilayah terpencil melalui bantuan biaya sekolah berasrama.
- Kolaborasi perusahaan dan pemerintah daerah diharapkan mampu membentuk generasi muda berkarakter serta berdaya saing tinggi di masa depan.
Suara.com - Kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas masih belum merata di berbagai daerah di Indonesia. Banyak siswa berprestasi di wilayah terpencil memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi terbatas oleh akses terhadap sekolah unggulan, fasilitas pendidikan, hingga biaya untuk melanjutkan pendidikan.
Di tengah tantangan tersebut, program beasiswa menjadi salah satu instrumen yang dinilai mampu memperluas akses pendidikan sekaligus mendorong pemerataan kesempatan belajar bagi anak-anak dari berbagai daerah.
Salah satu contoh datang dari Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Melalui Program Beasiswa Ceria 2026, empat lulusan SMP dan MTs berprestasi mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan di Madrasah Aliyah (MA) Insan Cendekia Nusantara Purwakarta, sekolah berasrama yang dikenal memiliki sistem pembelajaran berbasis akademik, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai keagamaan.
Program tersebut menyasar siswa-siswa dari wilayah operasional perusahaan atau Ring 1, sebagai bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang berfokus pada sektor pendidikan.
General Manager Site Operations PT Ceria Nugraha Indotama, Wahyu Maradona, mengatakan peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki daya saing.
"Komitmen dan dedikasi manajemen Ceria Corp dalam mendukung program ini tercermin melalui pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi di Kecamatan Wolo," ujarnya.
Menurut Wahyu, kesempatan belajar di sekolah berasrama diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, serta keterampilan yang bermanfaat bagi kehidupan mereka di masa depan.
"Kami berharap para siswa ini akan tumbuh menjadi individu unggul yang berakhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai Islam, serta memiliki keterampilan dan kemampuan yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Bagi pemerintah daerah, program seperti ini dinilai dapat menjadi salah satu cara memperluas kesempatan belajar bagi anak-anak yang memiliki prestasi, tetapi berasal dari wilayah yang akses pendidikannya masih terbatas.
Baca Juga: Pendidikan Tinggi Sedang Sekarat, Kenapa Negara Malah Sibuk Urus Makan Gratis?
Penjabat Camat Wolo, Taslim Muthalib, mengapresiasi adanya program yang membuka peluang bagi pelajar di daerahnya untuk menempuh pendidikan di sekolah unggulan.
"Atas nama pemerintah, kami menyampaikan terima kasih kepada Ceria karena telah memberikan kesempatan bagi para siswa di Wolo untuk menempuh pendidikan di institusi pendidikan unggulan. Program ini menawarkan kesempatan yang sangat berharga bagi anak-anak setempat untuk mengembangkan potensi mereka dan meraih masa depan yang lebih cerah," ujarnya.
Harapan yang sama juga dirasakan para orang tua penerima beasiswa. Muliadi, ayah dari Muh. Zaqi Al Mubaraq, mengaku kesempatan tersebut menjadi kebanggaan sekaligus harapan baru bagi masa depan anaknya.
"Kami sangat terharu. Alhamdulillah, saya sungguh berterima kasih kepada Ceria yang telah mengadakan program seperti ini dan memutuskan untuk mendukung siswa-siswa berprestasi dalam melanjutkan pendidikan mereka di Purwakarta," katanya.
Program beasiswa tidak hanya berperan sebagai bantuan pembiayaan pendidikan. Lebih dari itu, program seperti ini membuka kesempatan bagi siswa dari daerah untuk mengakses lingkungan belajar yang lebih berkualitas, memperluas pengalaman, sekaligus membangun kepercayaan diri agar mampu bersaing dengan pelajar dari berbagai wilayah lain di Indonesia.
Di tengah upaya pemerintah mendorong pemerataan pendidikan, kolaborasi antara dunia usaha dan sektor pendidikan dapat menjadi salah satu langkah untuk memperluas akses belajar. Dengan semakin banyak kesempatan yang terbuka, diharapkan semakin banyak pula siswa berprestasi dari daerah yang mampu melanjutkan pendidikan, mengembangkan potensinya, dan kelak kembali memberikan kontribusi bagi daerah asalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?
-
5 Cara Layering Serum yang Tepat agar Wajah Glowing dan Skincare Bekerja Maksimal