- Pakar Feng Shui menyarankan pemilik rumah melakukan pembersihan barang dan perbaikan fisik untuk melancarkan energi positif bangunan.
- Menghilangkan dekorasi personal dan mengaktifkan zona energi ruangan membantu calon pembeli membayangkan diri mereka tinggal di hunian tersebut.
- Simulasi alur masuk rumah oleh pemilik perlu dilakukan agar calon pembeli merasa nyaman dan tertarik membeli.
Feng Shui menyarankan Anda untuk memperbaiki hal-hal mendasar seperti engsel pintu, dinding retak, atau keran bocor.
Itu agar energi di dalam ruangan tidak terasa stagnan atau "terjebak".
4. Kurangi Foto Keluarga yang Terlalu Personal
Anjie Cho, seorang edukator Feng Shui di Mindful Design School, arsitek, sekaligus penulis buku Holistic Spaces, menekankan pentingnya bagi calon pembeli untuk bisa membayangkan diri mereka tinggal di ruang tersebut.
"Saat pembeli masuk, mereka perlu merasakan harmoni dan kelancaran energi, bukan energi personal yang kuat dari foto-foto keluarga pemilik lama yang ada di mana-mana," jelas Anjie Cho.
5. Aktifkan Zona Energi Positif Rumah
Anda bisa memicu energi positif berdasarkan arah mata angin di dalam rumah untuk memberikan kesan yang baik saat proses open house atau kunjungan.
Bagian Tengah (Kesehatan): Pajang gambar atau dekorasi yang terasa hidup dan mengekspresikan kesejahteraan. Jika ada ruang kosong, letakkan mangkuk besar berisi buah-buahan segar.
Bagian Utara (Karier): Letakkan elemen atau benda-benda yang membuat Anda merasa sukses dalam jalan hidup yang Anda pilih.
Baca Juga: Eks Sekjen MPR Diduga Gunakan Duit Gratifikasi Rp30 M untuk Renovasi Rumah hingga Nikahan Anak
Bagian Selatan (Reputasi): Ini adalah tempat terbaik untuk memajang penghargaan atau sesuatu yang meningkatkan visibilitas positif rumah Anda.
6. Lakukan Simulasi Berjalan dari Sudut Pandang Pembeli
Cobalah berdiri di jalan depan rumah, lalu berjalanlah masuk ke dalam properti seolah-olah Anda adalah orang asing yang baru pertama kali datang ke sana.
Perhatikan apakah ada perabotan yang menghalangi jalan, pintu yang seret, sudut-sudut tajam yang menonjol berbahaya, atau ruangan yang terasa pengap. M
emastikan jalur berjalan yang lapang akan membuat energi mengalir bebas dan memberikan kenyamanan psikologis bagi siapa pun yang berkunjung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan
-
Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
-
Pompa Air Nyala tapi Air Gak Keluar? Coba 6 Solusi Ini, Jangan Buru-Buru Panggil Teknisi
-
Panduan Memilih Sabun Cuci Muka Emina Sesuai Masalah Kulit: Mana yang Cocok Buatmu?
-
3 Sunscreen Anessa Paling Laris di Shopee, Favorit karena Ringan dan SPF 50
-
Dunia Kerja Berubah karena AI, Bagaimana Orang Tua Bisa Menyiapkan Anak Sejak Sekarang?
-
Cara Memanfaatkan Skincare yang Tidak Cocok di Wajah, Jangan Langsung Dibuang!