Lifestyle / Female
Kamis, 23 Juli 2026 | 07:30 WIB
Ilustrasi Kuku Sehat (freepik)
Baca 10 detik
  • Kuku rapuh disebabkan bahan kimia, air berlebih, dan kurangnya kelembapan yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Perawatan rutin harian meliputi penggunaan pelembap, sarung tangan pelindung, pemotongan berkala, dan nutrisi yang cukup.
  • Langkah pencegahan tersebut bertujuan mengembalikan kekuatan struktur kuku agar tidak mudah patah dan tetap sehat.

Gunakan pengikir kuku bertekstur halus dan kikir dengan gerakan satu arah untuk mencegah keretakan mikroskopis. Hindari mengikir kuku dengan gerakan maju-mundur yang agresif karena dapat merusak lapisan keratin kuku.

4. Batasi Penggunaan Produk Kimia Keras dan Kuku Tiruan

Penggunaan pembersih cat kuku berbasis aseton secara berlebihan dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan oleh kuku. Pemasangan kuku palsu atau acrylic yang terus-menerus juga berpotensi menipiskan plat kuku alami Anda.

Berikan jeda waktu istirahat bagi kuku dari segala jenis pewarna atau pemproseduran kecantikan kimiawi. Pilih pembersih cat kuku bebas aseton yang lebih ramah dan kaya akan formula pelembap pendukung.

5. Cukupi Asupan Nutrisi dan Cairan Tubuh dari Dalam

Kesehatan kuku mencerminkan kondisi nutrisi dan hidrasi di dalam tubuh seseorang secara keseluruhan. Konsumsi makanan yang kaya akan biotin, protein, zinc, serta zat besi sangat membantu proses pembentukan kuku yang kokoh.

Pastikan pula untuk memenuhi kebutuhan cairan harian dengan meminum air putih yang cukup setiap hari. Hidrasi tubuh yang terjaga dengan baik akan mencegah kuku menjadi rapuh dan gampang terkikis.

Menerapkan pola perawatan kuku yang konsisten akan memberikan hasil jangka panjang yang nyata pada kekuatan jari-jemari Anda. Penampilan kuku yang sehat dan terawat pun siap menunjang rasa percaya diri dalam menjalankan rutinitas harian.

Baca Juga: Apakah Boleh Potong Kuku saat Puasa Ramadan? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasannya

Load More