Lifestyle / Food & Travel
Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:50 WIB
Ilustrasi smoothie pisang, menu sarapan sehat. (Freepik)
Baca 10 detik
  • Konsumsi menu sarapan bergizi tinggi dapat mencegah hipoglikemia dan pingsan saat berdiri lama dalam upacara 17 Agustus.
  • Tujuh rekomendasi sarapan sehat meliputi oatmeal, roti gandum, ubi rebus, smoothie, nasi merah, toast alpukat, dan bubur ayam.
  • Kombinasi karbohidrat kompleks, protein, dan serat pada menu tersebut menjaga kestabilan gula darah serta stamina tubuh sepanjang upacara.

Bagi Anda yang sulit makan makanan padat di pagi hari, smoothie adalah solusinya. Bayam kaya akan zat besi yang membantu pembentukan hemoglobin untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Sedangkan yogurt dan pisang bermanfaat menyuplai elektrolit serta cairan agar tubuh terhindar dari dehidrasi.

5. Nasi Merah dengan Orak-Arik Telur dan Tahu

Nasi merah. (Shutterstock)

Jika terbiasa sarapan nasi, gantilah nasi putih dengan nasi merah porsi sedang.

Serat tinggi pada nasi merah mencegah efek food coma atau rasa kantuk berat, sedangkan telur dan tahu menyuplai protein nabati serta hewani yang seimbang untuk daya tahan tubuh.

6. Toast Alpukat dan Telur Ceplok Air

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang memperlambat pengosongan lambung, sehingga perut terasa kenyang lebih awet.

Diletakkan di atas panggangan roti gandum dan telur, menu ala kafe ini tak hanya lezat tetapi juga kaya magnesium untuk menjaga fungsi saraf dan otot.

7. Bubur Ayam Kaldu Bening

Baca Juga: Panduan Lengkap Susunan Acara Upacara 17 Agustus di Sekolah Tingkat SD, SMP, SMA

Bubur ayam tetap bisa jadi pilihan aman asalkan memilih kuah kaldu bening yang tidak terlalu berminyak atau bersantan pekat.

Perbanyak porsi suwiran ayam sebagai sumber protein, serta batasi konsumsi kerupuk agar pencernaan tidak bekerja terlalu berat di bawah terik matahari.

Load More